Sebagian Besar Bursa Asia Libur Imlek, Pasar Australia dan Jepang Bergerak Negatif

848

Sebagian besar Bursa Asia hari ini tutup memperingati Tahun Baru Imlek. Pasar saham di Tiongkok, Hong Kong dan Taiwan ditutup sepanjang minggu ini. Sedangkan pasar Asia lainnya ditutup hari ini meliputi Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Vietnam, Singapura, juga Indonesia

Untuk indeks utama kawasan Asia, hanya pasar di Australia dan Jepang yang diperdagangkan, dan dibuka lebih rendah pada Senin karena sebagian besar pasar utama Asia ditutup untuk liburan Tahun Baru Imlek.

Indeks Australia ASX 200 diperdagangkan turun 0,40 persen, tertekan kinerja buruk sektor energi dan keuangan, yang masing-masing turun 1,40 persen dan 0,70 persen. Sedangkan indeks Nikkei 225 tergelincir di awal perdagangan 1,33 persen, memperpanjang penurunan ke dalam sesi keenam berturut-turut.

Saham-saham perbankan dan keuangan di Australia dan Jepang berada di bawah tekanan. Down Under, istilah disebut untuk empat bank negara terbesar – ANZ, Commonwealth Bank of Australia, Westpac dan NAB – diperdagangkan turun antara 0,13 dan 1,16 persen.

Sedangkan di pasar saham jepang, saham keuangan Jepang termasuk Mitsubishi UFJ, SMFG dan Mizuho Financial turun antara 2,24 dan 3,73 persen.

Demikian juga saham eksportir utama di Jepang diperdagangkan turun, dengan saham Toyota jatuh 3,82 persen, Sony turun 3,50 persen dan Sharp menurun 2,27 persen sebagai pasangan dolar-yen tetap di bawah angka 117, diperdagangkan pada 116,94. Pada awal pekan lalu, pasangan itu berada di tingkat 120. Penguatan yen bukan merupakan faktor positif bagi eksportir karena mengurangi pendapatan mereka di luar negeri bila dikonversi ke dalam mata uang lokal.

Harga minyak mentah tetap stabil, dengan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate turun 0,29 persen pada $ 30,81 per barel, setelah menyelesaikan 0,1 persen lebih rendah Jumat. Minyak mentah berjangka patokan global Brent diperdagangkan 0,38 persen lebih rendah pada $ 33,93 per barel, menyusul penurunan 1,2 persen pada hari Jumat.

Saham-saham energi diperdagangkan mixed, dengan saham Inpex Jepang turun 2,19 persen, saham Japan Petroleum turun 5,04 persen. Di australia, saham Santos jatuh 2,49 persen, saham Woodside Petroleum, di sisi lain, diperdagangkan naik 0,15 persen.

Indeks dolar, yang dolar tertimbang terhadap sekeranjang mata uang, berada di 97,042 pada Senin pagi selama awal jam perdagangan Asia, naik dari sekitar 96,96 pada hari Kamis dan 97,03 pada hari Jumat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Asia khususnya indeks Nikkei dan ASX 200 akan memperhatikan pergerakan dollar AS, harga minyak mentah dan juga ekonomi domestik masing-masing negara.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here