Akhir Bursa Korsel Masih Tertekan Kinerja Buruk Saham Bluechip dan Sekuritas

672
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Kamis (11/02), indeks Kospi berakhir negatif, ditutup turun –56,25 poin, atau -2,93 persen, ke 1861.54. Pelemahan indeks Kospi tertekan kinerja buruk saham blue chip dan sekuritas.

Lihat : Indeks Kospi Dibuka Turun Tertekan Kinerja Buruk Saham Blue Chip dan Sekuritas

Pada penutupan perdagangan saham di bursa Korea Selatan, saham blue chip ditutup turun. Saham Samsung Electronics dan Posco ditutup turun masing-masing 2,92 persen dan 2,49 persen.

Demikian juga saham bank dan sekuritas terpukul, dengan saham Samsung Securities jatuh 6,41 persen dan saham Mirae Asset Securities jatuh 5,96 persen.

Di sisi lain, saham pertahanan Korea Selatan melonjak di belakang ketegangan yang sedang berlangsung di semenanjung Korea antara Utara dan Selatan.

Korea Utara melakukan uji coba nuklir pada 6 Januari dan sejak menantang peringatan dari AS dan PBB dengan rencana untuk meluncurkan roket ruang angkasa, yang diklaim untuk program satelit, tetapi secara luas dianggap sebagai penutup untuk mengembangkan balistik teknologi rudal. Saham FIRSTEC ditutup naik 7,45 persen, saham Speco naik 28,26 persen dan saham Victek melonjak 29,93 persen.

Laporan juga mengatakan pemerintah Korea Selatan pekan ini menutup operasinya di Kompleks Industri Kaesong, di utara zona demiliterisasi di mana perusahaan-perusahaan Korea Selatan mempekerjakan pekerja Korea Utara, sebagai akibat dari meningkatnya ketegangan dengan Korea Utara. Saham perusahaan yang beroperasi di kompleks jatuh, saham Hyundai Merchant Marine turun 19,57 persen, dan saham perusahaan IT dan pemasok suku cadang mobil Jaeyoung Solutec, turun 23,92 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -7 poin atau -2,99% pada posisi 227.00, turun dari penutupan sebelumnya pada 234.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Kospi pada selanjutnya berpotensi melemah terbatas dengan perlambatan ekonomi Korea Selatan, sehingga perlu stimulus lebih lanjut bagi penguatan ekonomi Korsel. Namun perlu diperhatikan harga minyak mentah, yang jika melemah akan menekan indeks Kospi. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 230.79-227.20 dan kisaran Resistance 237.29-241.23.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here