Indeks Nikkei Dibuka Anjlok Terendah Sejak 2014

1079
indeks nikkei

Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada awal perdagangan Jumat (12/02) dibuka turun, saat ini terpantau anjlok -621,48 poin atau -3,96 persen di 15091.91. Pelemahan indeks Nikkei tertekan penguatan Yen dan pelemahan saham perbankan.

Lihat : Penguatan Yen dan Kebijakan Suku Bunga Negatif Menekan Akhir Bursa Jepang

Dolar AS jatuh ke level terendah 15-bulan terhadap yen. Pelemahan yen terhadap dolar menyakitkan eksportir Jepang karena membuat produk mereka lebih mahal untuk membeli di luar negeri.
Saham Toyota turun lebih dari 4%, saham Honda turun lebih dari 3% dan Nissan turun lebih dari 2%.

Pelemahan indeks Nikkei pada awal perdagangan ke bawah level psikologis 15.000 poin, menandai tingkat terendah sejak akhir 2014.

Demikian juga saham-saham perbankan masih tertekan. Saham Mitsubishi UFJ turun 3,24 persen, saham SMFG turun 3,47 persen, saham Mizuho Financial turun 4,90 persen dan saham Nomura jatuh 6,30 persen.

Minyak mentah AS mengalami penurunan 4,5 persen semalam namun kemudian naik 4,54 persen pada sesi Asia di $ 27,40 per barel. Harga minyak mentah patokan global Brent, turun 78 sen, atau 2,5 persen, ke $ 30,06 per barel semalam.

Saham-saham perminyakan terpantau turun. Saham Inpex turun 3,16 persen dan saham Japan Petroleum turun 2,03 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau negatif, turun signifikan -650 poin atau -4,15% pada 15,020, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 15,670.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya hari ini, indeks diperkirakan masih berpotensi melemah terbatas merespon potensi penguatan Yen dan pelemahan saham perbankan. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 14,552-14,024, dan kisaran Resistance 15,574-16,067.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here