Yen Akhir Pekan Menuju Penguatan Mingguan Terbesar Sejak 2008

295

Sejak perdagangan sesi Asia pasar forex akhir pekan, kurs yen jatuh kembali oleh profit taking setelah berhasil rally 4 hari berturut sebelumnya. Salah satu sentimen yang melemahkan yen datang dari usaha pemerintah  Jepang menurunkan yen dengan melobi pemimpin keuangan negara G20 yang berkumpul di Shanghai akhir bulan ini.

Namun secara mingguan yen sedang berjalan menuju jalur  kenaikan mingguan untuk 2 pekan berturut bahan secara volume merupakan yang terbesar terhadap dolar sejak akhir 2008, yang dipicu kekhawatiran pasar tentang pertumbuhan ekonomi global dan kinerja bank sentral negara-negara ekonomi besar.

Bank sentral utama termasuk Bank Sentral Eropa, Bank of Japan dan Swiss National Bank, semuanya telah mengadopsi tingkat suku bunga negatif untuk meningkatkan inflasi. Namun hal tersebut  membebani laba bank dan menyeret turun saham global, yang mengancam prospek pertumbuhan kepercayaan bisnis dan ekonomi.

Dolar telah jatuh ke posisi ¥ 110,98  pada perdagangan Kamis, yang merupakan  level terendah sejak Oktober 2014, dan berada di jalur untuk anjlok  3,8 persen secara mingguan yang  terburuk sejak Oktober 2008.

Pergerakan kurs yen  di  sesi Eropa (11:00:35 GMT) masih lemas  terhadap dollar AS,  USDJPY dibuka kuat  pada  112,39 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT),  kurs  yen turun  8 pips  atau 0,01% dan nilai pair bergulir  berada pada 112,47.

Untuk pergerakan pair hingga akhir perdagangan  nanti, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair USDJPY dapat naik  ke level 113.68-114,94, namun jika terjadi koreksi turun ke kisaran 111,06- 109,70.

 

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here