IHSG 15 Februari Sesi 1 Terangkat Penguatan Rupiah dan Bursa Global

346

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Senin (15/02), IHSG lanjutkan penguatan, naik 23,18 poin atau 0,49% pada 4737,57. Penguatan IHSG terdorong penguatan Rupiah dan bursa global.

Siang ini terpantau kurs Rupiah menguat terhadap dollar AS. Rupiah menguat 0,48% pada 13,410. Penguatan Rupiah mampu mengangkat IHSG siang ini.

Penguatan bursa global juga mempengaruhi kenaikan IHSG siang ini. Bursa Wall Street berakhir naik pada penutupan perdagangan akhir pekan, Sabtu dinihari (13/02), terdorong kenaikan saham perbankan Eropa dan AS, juga lonjakan harga minyak mentah. Indeks Dow Jones ditutup naik 2 persen, di 15,973.84. Indeks S & P 500 berakhir naik 1,95 persen, pada 1,864.78. Indeks Nasdaq berakhir naik 1,66 persen, pada 4,337.51.

Bursa Saham Eropa juga berakhir naik signifikan pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (12/02), terdorong kenaikan harga minyak mentah dan saham pertambangan.

Sementara bursa Asia siang ini bergerak mixed namun didominasi penguatan, semua indeks utama kawasan Asia berada di zona hijau, hanya indeks Shanghai yang bergerak negatif.

Tercatat dana asing yang masuk ke pasar modal mencapai Rp. 38,45 miliar.

IHSG siang ini terdukung 8 sektor yang positif, kenaikan tertinggi pada sektor Konsumer yang yang naik 1,18%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 156 saham menguat, sedangkan 101 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 2,00 miliar saham dengan nilai mencapai 2,83 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 112,083 kali.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan penguatan Rupiah dan bursa global. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4696-4664, dan kisaran Resistance 4770-4801.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here