Akhir Indeks Shanghai Terangkat Penguatan Data Perbankan Tiongkok

322

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Selasa (16/02), indeks Shanghai melanjutkan penguatan dan ditutup naik 91,21 poin, atau 3,32 persen, pada 2837.41. Penguatan indeks Shanghai didorong positifnya data perbankan nasional dengan melonjaknya pinjaman baru Yuan dan persediaan uang yang beredar.

Lihat : Awal Positif Indeks Shanghai Didukung Penguatan Data Perbankan

Pagi ini dirilis data indikator ekonomi Tiongkok. Perbankan Tiongkok memperpanjang rekor tinggi 2,51 triliun yuan ($ 385,40 miliar) pinjaman baru pada bulan Januari, jauh di atas ekspektasi pasar, sementara pertumbuhan pasokan uang yang luas juga meningkat mencapai posisi tertinggi 19 bulan, demikian data bank sentral pada Selasa (16/02).

Ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan pinjaman yuan baru melonjak ke dekat tujuh tahun tinggi 1,8 triliun yuan pada bulan Januari, tiga kali lipat dari 597,8 miliar yuan pada bulan Desember.

Sedangkan jumlah uang beredar (M2) pada bulan Januari naik 14,0 persen pada Januari dari tahun lalu, mengalahkan ekspektasi 13,4 persen dan mempercepat dari bulan Desember 13,3 persen.

Dalam berita lain, Economic Information Daily melaporkan pembuat kebijakan diharapkan untuk merilis paket kebijakan untuk menjamin pertumbuhan ekonomi dalam kisaran yang wajar tahun ini

Meskipun neraca perdagangan Tiongkok untuk Januari, yang dirilis Senin, lemah, komentar dari Gubernur Bank Rakyat China (PBOC) mengirim yuan ke level terkuat terhadap dolar untuk tahun ini, dengan pasangan dolar-yuan di 6,4943 pada penutupan pasar kemarin . Pasangan ini diperdagangkan lebih tinggi pada hari Selasa, naik 0,21 persen di 6,5081.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai berpotensi menguat terbatas dengan harapan positifnya data ekonomi Tiongkok. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2734-2632 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2929-3041.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here