Harga Timah Terangkat Penguatan Bursa Tiongkok dan Pelemahan Dollar AS

303

Harga timah di bursa Malaysia melonjak pada perdagangan Rabu (17/02). Kenaikan harga timah terdorong positifnya bursa Tiongkok dan pelemahan dollar AS.

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Rabu (13/02), indeks Shanghai ditutup naik 31,13 poin, atau 1,10 persen, pada 2867.70. Penguatan indeks Shanghai didorong harapan dukungan pemerintah untuk penguatan ekonomi Tiongkok.

Pemerintah Tiongkok juga akan meningkatkan dukungan keuangan untuk industri sebagai langkah perbaikan di tengah pengembangan industri di negara itu, demikian menurut pedoman bersama-sama yang dirilis oleh delapan regulator ekonomi termasuk Bank Rakyat China, Selasa (16/02).

Tiongkok akan memperluas kredit untuk perusahaan industri, membuat pasar modal dan pasar asuransi lebih bermanfaat dan berinovasi dalam sistem pembiayaan korporasi.

The National Development and Reform Commission (NDRC) Tiongkok menyetujui 21 proyek investasi aset tetap dengan total investasi mencapai 54,1 miliar yuan (8,3 miliar dolar AS) pada bulan Januari, kata seorang pejabat, Rabu (17/02).

Sementara itu sore ini terpantau indeks dollar AS melemah -0,05% pada 96.68. Pelemahan dollar AS membuat harga timah menjadi lebih murah, sehingga permintaan meningkat.

Harga timah di bursa komoditas Malaysia terpantau mengalami kenaikan hari ini. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 15.250 dollar per ton, naik sebesar 100 dollar dari penutupan sebelumnya pada 15.150.

Malam nanti akan dirilis data indikator ekonomi AS yang diindikasikan didominasi penguatan seperti data Building Permits (MoM) Januari, Hosuing Starts (MoM) Januari, Industrial Production (MoM) Januari, Capacity Utilization Januari. Jika hasil positif ini terealisir, akan meningkatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah terbatas untuk jangka pendek merespon penguatan dollar AS. Harga akan menghadapi level Support di posisi 15.050 dollar dan 14.850 dollar. Akan tetapi jika terjadi kenaikan harga akan menghadapi level Resistance di 15.450 dollar dan 15.650 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here