Profit Taking Serang INCO, Fundamental Masih Lemah

269

Mengakhiri perdagangan saham sesi terakhir  hari Rabu (17/02), pergerakan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO)  masih belum mampu keluar tekanan profit taking pasca rally saham 3 hari berturut. Secara teknikal sejak pertengahan bulan Desember lalu, saham INCO bergerak konsolidasi, dan secara fundamental kinerja keuangan perusahaan kurang mengesankan.

Secara fundamental memang emiten tambang nikel swasta di tanah air ini memiliki kinerja keuangan yang buruk pada periode terakhir dibandingkan tahun sebelumnya periode yang sama. Laba perusahaan yang memiliki induk di Brasil ini menurun hingga 60 persen lebih, dari USD130,35 juta Q3-2014 menjadi USD51,86 juta atau USD0,005 per saham  pada Q3-2015.

Untuk pergerakan sahamnya di lantai perdagangan bursa saham hari Rabu (17/02),  saham INCO dibuka  kuat  pada posisi 1450 dan penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1440. Saham hari ini bergerak dalam kisaran 1460-1420 dengan volume perdagangan saham mencapai 68 ribu lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham INCO terus bergerak konsolidasi dan  kini  indikator MA masih  bergerak datar  dan  indikator Stochastic berada di area tengah dan berusaha naik ke area jenuh beli.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar dengan  +DI yang  bergerak naik menunjukan pergerakan INCO dalam rawan koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading pekan ini pada target level support di level 1390 hingga target resistance di level 1460.

 

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here