Saham BTPN Flat Setelah Jadi Bank Devisa

444

Pergerakan saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) pada perdagangan saham sesi kedua hari Rabu (17/02) setelah mengumumkan resmi beroperasi sebagai bank devisa masih bergerak flat mengikuti penutupan perdagangan sebelumnya. Saham BTPN bergerak sideways sejak perdagangan bulan Januari lalu.

BTPN berusaha untuk terus meningkatkan layanan perbankan kepada para nasabahnya, dan sebagai  bank devisa harapan perusahaan akan tercapai. Melihat kinerja saham BTPN yang sejak awal tahun bergerak bearish sama dengan kinerja keuangan perusahaan yang alami penurunan keuntungan.

Kinerja keuangan BTPN periode terakhir yaitu pada Q3-2015 lalu  alami penurunan laba  setelah pajak sekitar 3% menjadi Rp1,38 triliun, sedangkan dibandingkan dengan tahun 2015 lebih rendah dari periode yang sama di Rp1,42 triliun.  

Selain itu periode kuartal tersebut BTPN membukukan kredit Rp.56,9 triliun, tumbuh sebesar 11% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp.51,1 triliun (year on year). Kredit prasejahtera produktif naik 46% (yoy) menjadi Rp.3,2 triliun dan kredit UMKM naik 31% (yoy) menjadi Rp.15,2 triliun. Hingga akhir September 2015 BTPN telah menyelenggarakan 24.366 aktivitas program daya. Sedangkan jumlah peserta Program Daya mencapai 347.964 nasabah. Dengan melihat data ini terlihat tingginya minat nasabah untuk mengikuti program pemberdayaan.

Untuk pergerakan sahamnya di  bursa perdagangan saham pada Rabu (17/02) saham BTPN dibuka pada level 2105 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 2090. Hingga saat ini bergerak flat dalam kisaran 2150-2090 dengan volume perdagangan saham sudah mencapai 3100 lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham BTPN flat dengan indikator  MA masih bergerak turun dan Stochastic konsolidasi di area tengah.  Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar dengan  +DI yang  juga bergerak datar, dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya  diprediksi rekomendasi trading pekan ini pada target level resistance di level 2210 hingga target support di level 1980.

 

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here