Akhir Bursa Shangai Negatif Diterpa Berbagai Sentimen Negatif

311
bursa shanghai

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Kamis (18/02), indeks Shanghai ditutup retreat -4,50 poin, atau -0,16 persen, pada 2862.84. Pelemahan  indeks Shanghai terpicu berbagai sentimen negatif, yaitu lemahnya data inflasi dan harga produsen, permasalahan perbankan Tiongkok dan merosotnya saham perminyakan.

Lihat :Awal Positif Indeks Shanghai Merespon Kenaikan Inflasi

Pasar Tiongkok mengakhiri dengan pelemahan, selain indeks Shanghai yang negatif, indeks Shenzhen juga jatuh -6,23 poin, atau -0,33 persen, ke 1,841.41.

Hal ini mengikuti rilis data inflasi Tiongkok untuk bulan Januari. Inflasi konsumen naik menjadi 1,8 persen secara tahunan, turun tipis dari ekspektasi pasar meskipun ada dorongan dari Tahun Baru Imlek. Sebuah jajak pendapat Reuters memprediksi indeks harga konsumen akan berada di 1,9 persen, dibandingkan dengan 1,6 persen yang dihasilkan pada bulan Desember.

Indeks harga produsen turun 5,3 persen pada Januari, menyusul penurunan 5,9 persen pada Desember. PPI Tiongkok telah jatuh terus selama empat tahun terakhir sebagai kelebihan pasokan yang besar pada barang-barang manufaktur.

Pelemahan indeks juga terpengaruh berita buruk perbankan Tiongkok. Para investor terus memcermati perkembangan perbankan setelah beberapa laporan muncul tentang penipuan pinjaman dan pencucian uang.

The Financial Times melaporkan bahwa penipuan pinjaman yang sedang berkembang di Tiongkok terjadi karena pertumbuhan ekonomi melambat, mengancam untuk merusak sistem perbankan Tiongkok. FT melaporkan korban terbaru adalah Bank of Liuzhou, di mana ditemuka penipuan pinjaman senilai 32,8 miliar yuan ($ 4,9 miliar) akhir tahun lalu. Jumlah tersebut mewakili lebih dari 40 persen dari total aset bank dari 80 miliar yuan pada akhir 2014.

Semalam, juga ada laporan bahwa pihak berwenang di Spanyol telah menyerbu kantor Industrial and Commercial Bank of China sebagai bagian dari penyelidikan pencucian uang.

Pada perdagangan saham, sebagian besar saham perminyakan Tiongkok turun. Saham Petrochina di Tiongkok turun 1,06 persen. Kemarin sore waktu setempat, lembaga pemeringkat Moody`s mengatakan itu menempatkan sejumlah perusahaan minyak milik negara Tiongkok direview untuk dilakukan downgrade, seiring dengan ulasan itu telah dilakukan di daerah lain.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai berpotensi melemah terbatas lemahnya data ekonomi dan permasalahan perbankan. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2763-2687 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2985-3097.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here