Ekonomi Malaysia Semakin Turun, Ekonomi Indonesia Menanjak Terus

736

Pertumbuhan ekonomi Malaysia yang terus menurun sejak kuartal pertama tahun 2015, kembali melemah untuk periode kuartal keempat tahun 2015 seperti yang dilaporkan Departemen Statistik Malaysia hari Kamis (18/02) untuk PDB tingkat kuartalan. Turunnya PDB kuartal terakhir tahun 2015 tersebut merupakan penurunan untuk kuartal keempat berturut dan tingkat pertumbuhannya terburuk dalam 10 kuartal terakhir.

Produk domestik bruto Malaysia naik 4,5 persen secara tahunan  pada kuartal keempat tahun lalu, lebih lambat dari ekspansi 4,7 persen pada kuartal sebelumnya. Selain itu juga raihan PDB Q4-2015 tersebut membuat masih jauh dibawah ekspektasi kenaikan  pertumbuhan  di 4,8 persen.

Malaysia GDP Annual Growth Rate

Pemerintah juga laporkan pertumbuhan secara triwulanan, dimana PDB  tumbuh 1,5 persen pada periode tiga bulan yang berakhir bulan  Desember 2015, dimana masih lebih tinggi dari kenaikan 0,7 persen pada kuartal sebelumnya.

Melihat indikator tingkat pertumbuhan ekonomi negeri jiran, pertumbuhan ekonomi di sektor jasa naik  menjadi 5,0 persen pada kuartal yang berakhir Desember, lebih tinggi dari kenaikan 4,4 persen pada kuartal sebelumnya yang didorong oleh kenaikan tajam dalam perdagangan grosir dan eceran.

Demikian pula, pertumbuhan manufaktur negeri tersebut meningkat lebih lanjut bersamaan dengan pertumbuhan sektor konstruksi dan juga sektor konsumsi. Namun pertumbuhan sektor konstruksi  pada hanya  7,4 persen, yang lebih rendah dari lonjakan 9,9 persen dalam tiga bulan sebelumnya. 

Dari sektor konsumsi swasta alami kenaikan  4,9%, demikian perdagangan luar negeri Malaysia berhasil cetak surplus yang lumayan ditengah peningkatan ekspor  3,7% dan impor 3,6%. Ekspor dan impor ini meningkat dari kinerja kuartal sebelumnya.

Dan dihitung secara tahunan, PDB sepanjang tahun 2015 hanya menguat 5,0 persen, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan 6,0 persen pada tahun  2014.  Pada waktu yang sama dilaporkan juga  surplus transaksi berjalan negara itu naik menjadi  MYR 11,4 miliar pada kuartal keempat dari 5,1 miliar di kuartal ketiga.

Jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, ekonomi Malaysia memiliki trend pertumbuhan yang turun sedangkan ekonomi Indonesia memiliki trend pertumbuhan yang semakin menanjak. Pada Q4 2015 lalu PDB Indonesia naik ke 5,04 % setelah sebelumnya naik 4,74%.

 

 

H Bara/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here