Harga Kakao ICE Menguat Dipicu Penurunan Produksi di Pantai Gading

312

Harga kakao berjangka ICE Futures menguat pada akhir perdagangan Kamis dinihari tadi (18/02). Kenaikan harga kakao terpicu penurunan produksi kakao di Pantai Gading.

Harga kakao naik dengan dealer berfokus pada cuaca kering di daerah penumbuh Pantai Gading.

Menurut Dewan Kopi dan Kakao, kedatangan kakao di Pantai Gading mencapai 219.591 ton antara 1 Januari dan 31 Januari, turun dari 229.059 ton pada periode yang sama tahun lalu.

Investor juga menunggu kabar dari International Cocoa Organization akhir bulan ini tentang keadaan mendatang untuk pertengahan panen di Afrika Barat, sebagai wilayah produksi terbesar.

Di akhir perdagangan dini hari tadi harga kakao berjangka kontrak Mei 2016 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan peningkatan. Harga komoditas tersebut ditutup naik sebesar 46 dollar atau 1,62 persen pada posisi 2.880  dollar per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan bergerak dalam kecenderungan menguat dengan perkiraan masih adanya kekuatiran hambatan produksi di negara-negara produsen kakao.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level resistance pada posisi 2.930 dollar. Jika level resistance tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 2.980 dollar. Sedangkan level support yang akan dites jika terjadi koreksi ada pada 2.830 dollar dan 2.780 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here