Harga CPO Malaysia Naik Terbantu Pelemahan Ringgit

432

Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Jumat sore (19/02) terpantau naik. Kenaikan harga CPO siang ini dipicu pelemahan nilai tukar Ringgit terhadap dollar AS.

Pada siang ini terpantau dollar AS menguat terhadap Ringgit. Terpantau pasangan dollar AS-Malaysia Ringgit naik 0,82% pada 4.2171. Pelemahan Ringgit masih terpengaruh lemahnya pertumbuhan ekonomi Malaysia.

Pertumbuhan ekonomi Malaysia yang terus menurun sejak kuartal pertama tahun 2015, kembali melemah untuk periode kuartal keempat tahun 2015 seperti yang dilaporkan Departemen Statistik Malaysia hari Kamis (18/02) untuk PDB tingkat kuartalan. Turunnya PDB kuartal terakhir tahun 2015 tersebut merupakan penurunan untuk kuartal keempat berturut dan tingkat pertumbuhannya terburuk dalam 10 kuartal terakhir.

Produk domestik bruto Malaysia naik 4,5 persen secara tahunan  pada kuartal keempat tahun lalu, lebih lambat dari ekspansi 4,7 persen pada kuartal sebelumnya. Selain itu juga raihan PDB Q4-2015 tersebut membuat masih jauh dibawah ekspektasi kenaikan  pertumbuhan  di 4,8 persen.

Pelemahan ringgit menjadikan harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih murah bagi pembeli luar negeri sehingga permintaannya meningkat.

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami kenaikan. Harga kontrak Mei 2016 yang merupakan kontrak paling aktif menguat sebesar 19 ringgit dan diperdagangkan pada posisi 2.600 ringgit per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan pelemahan Ringgit dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi Malaysia.

Harga CPO berjangka kontrak April 2016 di bursa komoditas Malaysia berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 2.650 ringgit dan 2.700 ringgit. Sedangkan level Support yang akan dites jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 2.550 ringgit dan 2.500 ringgit.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here