Indeks Shanghai Berakhir Turun Terganjal Pelemahan Minyak Mentah dan Saham Perbankan

425
bursa shanghai

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Jumat (19/02), indeks Shanghai ditutup turun tipis-1,51 poin, atau -0,05 persen, pada 2861.38. Pelemahan  indeks Shanghai tertekan pelemahan minyak mentah dan kinerja buruk saham perbankan.

Lihat :Kekuatiran Ekonomi Tiongkok Menekan Awal Indeks Shanghai

Pengaruh penurunan harga minyak juga menekan bursa Shanghai. Selama sesi Asia, harga minyak turun mendekati 1 persen. Harga minyak mentah berjangka AS turun 0,94 persen pada $ 30,48 per barel sedangkan harga minyak mentah berjangka patokan global Brent lebih rendah sebesar 0,88 persen pada $ 33,98 per barel pada 03:20 waktu HK / SIN.

Pelemahan harga minyak mentah menekan saham-saham produsen batubara. Saham China Shenhua Energy, turun 0,7 persen menjadi 13,38 yuan, dan saingannya saham China Coal Energy, turun 0,4 persen menjadi 4,81 yuan.

Pada hari Jumat, saham perbankan melemah di tengah laporan media yang belum dikonfirmasi bahwa PBOC akan menyatakan peningkatan target rasio persyaratan cadangan untuk beberapa pemberi pinjaman daerah dan lainnya, dalam upaya untuk menahan risiko sektor keuangan.

Namun demikian, langkah itu mungkin hanya menjadi “tindakan hukuman” pada pemberi pinjaman yang dipinjamkan uang terlalu cepat dan tidak memberikan sinyal pengetatan kebijakan moneter, karena ekonomi riil masih tetap lemah, Minsheng Securities mengatakan dalam sebuah laporan penelitian pada Jumat.

Pada penutupan perdagangan bursa Shanghai, saham-saham perbankan turun. Saham China Minsheng Banking Corp dan China Merchants Bank keduanya jatuh 0,9 persen, ditutup pada 8,51 yuan dan 14,76 yuan masing-masing. Saham ICBC turun 0,7 persen menjadi 4,03 yuan, dan saham China Construction Bank turun 0,6 persen menjadi 4,69 yuan.

 

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai berpotensi melemah terbatas dengan kekuatiran ekonomi Tiongkok. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2762-2687 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2929-3041.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here