Berutang 1 Triliun Dari LPEI Untuk Proyek Konstruksi, Saham Rebound Terbatas

373

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) yang menang tender dan mendapatkan kontrak baru Rp 1,1 triliun pada bulan Januari lalu, mendapat pinjaman dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) senilai Rp1 triliun guna membangu biayai proyek-proyek konstruksinya.

Perusahaan yang targetkan kontrak baru  tahun 2016  senilai Rp25,1 triliun atau meningkat 56,8%  dari Rp16 triliun pada tahun 2015 akan menggunakan pinjaman tersebut membiayai proyek-proyek konstruksi di dalam maupun luar negeri guna mendukung aktivitas ekspor.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Senin (22/02)  saham ADHI dibuka rebound pada level 2620 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level sama dan kini bergerak dalam kisaran 2625-2580 dengan volume perdagangan saham sudah mencapai 52 ribu lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ADHI akhir pekan anjlok parah  dengan indikator MA masih bergerak naik dan  indikator Stochastic  menembus  area jenuh jual.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar  didukung oleh +DI yang   bergerak turun  yang menunjukan pergerakan ADHI dalam penguatan terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju rekomendasi trading  hari ini  pada target level support di level 2535   hingga target resistance di level Rp2640.

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here