Harga Karet Tocom Terangkat Kenaikan Minyak Mentah dan Pelemahan Yen

277

Harga karet Tocom pada perdagangan Senin siang (22/02) menguat. Harga karet alami berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu Juli 2016 menguat terdorong naiknya harga minyak mentah pada sesi perdagangan Asia dan pelemahan Yen.

Harga minyak pulih pada Senin menyusul kerugian tajam sesi sebelumnya, didukung oleh penurunan jumlah kilang minyak AS yang digunakan, tetapi analis mengatakan kelebihan pasokan global tetap menjadi sentimen yang membuat pasar lemah.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik hampir setengah dolar dari pemukiman terakhir mereka di atas $ 30 per barel, diperdagangkan pada $ 30,11 di 0413 GMT. Sedangkan harga minyak mentah berjangka patokan Internasional Brent naik 45 sen menjadi $ 33,46 per barel.

Sementara itu, siang ini terpantau mata uang Yen Jepang mengalami pelemahan 0,25% saat ini berada pada level 112.91 per dollar AS.

Pelemahan yen membuat harga karet alami berjangka Tocom terangkat. Bagi para pembeli luar negeri dengan melemahnya nilai tukar yen membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih murah sehingga permintaannya mengalami peningkatan.

Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling aktif yaitu untuk kontrak Juli 2016 hari ini mengalami kenaikan sebesar 2,2 yen pada posisi 155,40 yen per kilogram, naik dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya pada 153,20 yen per kilogram.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga karet Tocom pada perdagangan hari ini masih berpotensi menghadapi dukungan positif dengan kenaikan lanjutan harga minyak mentah. Demikian juga perlu diperhatikan pergerakan kurs Yen.

Untuk sesi perdagangan hari ini harga diperkirakan akan menemui level Support di posisi 150,50 yen. Support selanjutnya ada di 145,50 yen. Sementara itu jika harga melanjutkan penguatan akan menemui Resistance di posisi 160,50  yen dan 165,50  yen.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here