Indeks Kospi Dibuka Negatif Merespon Anjloknya Ekspor Januari

904
indeks kospi

Pada pembukaan perdagangan bursa saham Korea Selatan awal pekan Senin (22/02), indeks Kospi dibuka turun, saat ini terpantau turun -5,71 poin, atau -0,30 persen, pada 1910.53. Pelemahan indeks Kospi terpicu anjloknya ekspor Korea Selatan bulan Januari.

Lihat : Pernyataan Gubernur BOK Menguatkan Akhir Bursa Korea Selatan

Ekspor Korea Selatan turun hampir 19 persen pada Januari dari tahun sebelumnya. Demikian disampaikan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada hari Senin (22/02)

Ekspor Korea Selatan pada bulan Januari membukukan hasil sebesar 36,62 miliar dolar AS, turun 18,8 persen dari bulan yang sama pada tahun 2015.

Penurunan ini lebih anjlok daripada Brazil, yang menderita krisis ekonomi. Ekspor Brazil turun 17,9 persen pada Januari dari tahun sebelumnya.

Sementara untuk indeks kospi berjangka terpantau naik tipis 0,10 poin atau 0,04% pada posisi 234.95, naik dari penutupan sebelumnya pada 234.85.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Kospi akan bergerak melemah terbatas merespon pelemahan ekspor dan lemahnya data ekonomi domestik, dan masih dinantikan stimulus lanjutan yang dapat memperbaiki ekonomi domestiknya. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 232.68-229.94 dan kisaran Resistance 238.32-241.40.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here