Lonjakan Minyak Mentah Menguatkan Pasar Global

357

Memulai perdagangan pagi ini kami laporkan Bursa Saham Wall berakhir positif pada penutupan perdagangan Selasa dinihari tadi (23/02) terdorong kenaikan harga minyak mentah. Indeks Dow Jones ditutup naik 1,40 persen, di 16,620.66, dengan kenaikan tertinggi saham United Technologies. Indeks S & P 500 ditutup naik 1,45 persen, pada 1,945.50, dengan kenaikan sektor energi yang memimpin semua sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq ditutup naik 1,47 persen, pada 4,570.61.

Bursa Asia pagi ini dibuka positif terdorong menguatnya bursa Wall Street. Terpantau indeks Nikkei naik 1,06% pada 16281.61. Indeks ASX 200 naik 0,11 %, pada 5006.50. Indeks Kospi naik 0,19% pada 1920.03.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah WTI naik naik 6,21 persen pada 31,48 dollar per barel, pengaruh spekulasi jatuhnya produksi minyak shale AS dan rally bursa Wall Street. Sedangkan harga emas spot ditutup turun 1,69 persen pada 1,207.06 dollar per troy ons tertekan penguatan dollar AS.

Dari pasar valas, dollar AS didukung data ekonomi AS yang membangkitkan harapan kenaikan suku bunga AS juga melonjaknya harga minyak mentah. EURUSD turun 0.90% pada 1.1029. GBPUSD turun 1.76 % pada 1.4148. USDJPY naik 0.29 %, pada 112.88.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Senin (23/02), ditutup ditutup naik 0,24% pada 4708,62. Penguatan IHSG terdorong penguatan Rupiah dan penguatan bursa Asia dan Eropa. Menguatnya bursa global terdorong melonjaknya harga minyak mentah, serta perkiraan aksi bargain hunting dengan penurunan saham capital besar kemarin, mendorong penguatan IHSG hari ini. Secara teknikal pergerakan   IHSG untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 4669-4689, dan resisten 4722-4735. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: AKRA, BBRI, WSKT dan LPKR.

 

Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here