Bursa Hong Kong Tergerus Perlambatan Ekonomi Dan Pelemahan Minyak Mentah

256

Pada penutupan perdagangan Rabu (24/02), indeks Hang Seng di Bursa Hongkong ditutup turun -222,33 poin, atau -1,15 persen, di 19,192.45. Pelemahan indeks Hang Seng tertekan melambatnya pertumbuhan ekonomi 2015 dan melemahnya harga minyak mentah.

Lihat : Pergerakan Negatif Indeks Hang Seng Menantikan Hasil Budget Proposal dan Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi Hong Kong tumbuh pada kecepatan tahunan paling lambat sejak setidaknya 2012, sebagai kemerosotan dalam kedatangan wisatawan dan ekspor terus memburuk, kata Sekretaris Keuangan Hong Kong, John Tsang pada Rabu (24/02)

Ekonomi berkembang pada 1 persen menjadi 2 persen pada 2016, lebih lambat dari kenaikan 2,4 persen tahun lalu, Tsang kata kepada anggota parlemen pada hari Rabu. Pertumbuhan produk domestik bruto naik 0,2 persen pada kuartal keempat dari tiga bulan sebelumnya, di bawah perkiraan 0,3 persen ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

Harga minyak mentah turun pada awal perdagangan Rabu di sesi Asia, memperpanjang penurunan tajam dari sesi sebelumnya setelah eksportir atas Arab Saudi mengesampingkan pemotongan produksi dan data industri menunjukkan peningkatan persediaan minyak mentah AS.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada $ 31,46 per barel pada 0012 GMT, turun 41 sen dari penutupan terakhir. Harga minyak mentah AS sudah turun 6 persen hari sebelumnya.

Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali Al-Naimi mengatakan pada hari Selasa di sebuah konferensi di Houston, Texas, bahwa koordinasi pemotongan produksi oleh OPEC dan eksportir non-OPEC “tidak akan terjadi karena tidak banyak negara yang akan memberikan.”

Pada penutupan perdagangan sore ini saham-saham yang menekan bursa adalah saham Tingyi Cayman Islands Holding Corp yang turun -6,37%, saham Li & Fung Ltd turun -3,08%, saham CNOOC Ltd turun -3,04%, saham Bank of East Asia Ltd/The turun -2,79%, saham China Mengniu Dairy Co Ltd turun -2,74%.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng terpantau turun -249 poin atau -1,28% pada  19,167.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 19,416.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng selanjutnya masih berpotensi melemah terbatas dengan kekuatiran perlambatan ekonomi Hong Kong dan potensi pelemahan minyak mentah. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 18.647-18.180 dan kisaran Resistance 19.646-20.179.


Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here