Bursa Korea Selatan Berakhir Turun Tertekan Pelemahan Minyak Mentah dan Won

292
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Rabu (24/02), indeks Kospi ditutup turun –1.69 poin, atau -0,09 persen, ke 1,912.53. Pelemahan indeks Kospi tertekan pelemahan minyak mentah dan mata uang won.

Lihat :Awal Indeks Kospi Bergerak Naik Turun, Potensi Pelemahan Membayangi

Harga minyak mentah turun pada awal perdagangan Rabu di sesi Asia, memperpanjang penurunan tajam dari sesi sebelumnya setelah eksportir atas Arab Saudi mengesampingkan pemotongan produksi dan data industri menunjukkan peningkatan persediaan minyak mentah AS.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada $ 31,46 per barel pada 0012 GMT, turun 41 sen dari penutupan terakhir. Harga minyak mentah AS sudah turun 6 persen hari sebelumnya.

Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali Al-Naimi mengatakan pada hari Selasa di sebuah konferensi di Houston, Texas, bahwa koordinasi pemotongan produksi oleh OPEC dan eksportir non-OPEC “tidak akan terjadi karena tidak banyak negara yang akan memberikan.”

Sore ini juga mata uang Won melemah terhadap dollar AS. Pasangan kurs USDKRW menguat 0,5% pada 1230.72.

Sementara untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,75 poin atau -0,32% pada posisi 235.25, naik dari penutupan sebelumnya pada 236.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya, indeks Kospi berpotensi melemah terbatas dengan belum adanya fundamental yang menguatkan ekonomi Korsel. Namun akan juga memperhatikan pergerakan bursa Wall Street dan harga minyak mentah yang jika menguat akan membantu kenaikan indeks Kospi. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 232.85-229.94 dan kisaran Resistance 238.32-241.40.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here