Harga Emas Naik Terpicu Pelemahan Bursa Global dan Masuknya Arus Dana

1820

Harga Emas naik lebih dari 1 persen pada akhir perdagangan Selasa terpicu melemahnya bursa saham global dan arus masuk ke dalam dana emas yang terus berlanjut.

Kenaikan harga emas juga didorong oleh saham Eropa dan AS berbalik negatif, turun dari tertinggi dua minggu di sesi sebelumnya dengan laporan laba yang mengecewakan dan harga minyak yang lebih rendah. Demikian juga bursa Asia sore sebelumnya ditutup di zona merah.

Melemahnya pasar saham global membuat kekuatiran pekembangan ekonomi yang meningkatkan minat untuk mengambil aset safe haven pada emas.

Aset di SPDR Gold Trust, yang didukung exchange-traded fund (ETF), naik lebih dari 19 ton menjadi 752,29 ton pada hari Senin, tertinggi sejak Maret 2015. Arus masuk dana tersebut sejak awal tahun telah melampaui arus keluar untuk seluruh tahun 2015.

Dolar hampir datar, dari tiga minggu tinggi terhadap sekeranjang mata uang utama.

Harga emas spot naik 1,1 persen pada $ 1,221.70 per ons. Harga telah jatuh 1,6 persen pada Senin, ketika dolar dan ekuitas rally.

Indeks volatilitas, yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi saham dan sering dilihat sebagai sebuah pengukur kekuatiran investor, jatuh di bawah 20 persen minggu ini.

Emas telah naik sekitar 15 persen sejak awal tahun, sebagian besar karena kekhawatiran atas ketidakstabilan keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang menyebabkan gejolak di pasar saham internasional. Hal ini juga diuntungkan juga berkurangnya harapan untuk kenaikan suku bunga AS lanjutan.

Konsumen emas tingkat, Tiongkok dan India telah membalikkan penjual emas karena harga telah naik. Diskon di India telah mencapai rekor tinggi, sementara harga di Tiongkok juga telah berubah relatif murah untuk patokan global dalam tanda memudarnya permintaan.

Di antara logam mulia lainnya, harga perak berjangka naik 0,37 persen menjadi $ 15,24 per ons setelah mencapai terendah dua minggu $ 14,90 pada hari Senin. Harga platinum berjangka naik 1,7 persen pada $ 943,30, sementara harga paladium menguat 1,1 persen menjadi $ 499,50.

Malam nanti akan dirilis data indikator ekonomi New Home Sales AS Januari yang diindikasikan meningkat dari hasil sebelumnya. Jika terealisir akan menekan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas pada perdagangan sampai sore ini berpotensi melemah dengan potensi penguatan dollar AS dengan positifnya data Existing Home Sales AS. Namun jika malam nanti data New Home Sales AS terealisir menurun akan menekan dollar AS dan menguatkan harga emas. Harga akan menembus level Support $1,220.00-$1,218.00, dan jika harga naik akan menembus level Resistance $1,224.00-$1,226.00.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here