Kondisi Dollar Sesi Eropa 29/2/16 Alami Tekanan Safe Haven

277

Pergerakan  dollar AS pada perdagangan sesi Eropa awal pekan  (29/02) tidak mampu keluar dari tekanan anjloknya bursa saham Eropa sehingga dapat dikalahkan rival-rivalnya seperti kurs save haven, poundsterling dan beberapa kurs komoditas. Kurs safe haven yang menguat seperti yen, euro dan swissfranc sedang kurs komoditas yang menguat seperti aussie dan kiwi dollar meski harga minyak mentah ikut tertekan.

Bursa saham Eropa melemah imbas pelemahan yang terjadi pada penutupan perdagangan bursa saham kawasan Asia khususnya bursa Shanghai. Anjloknya bursa saham Shanghai diakibatkan anjloknya nilai mata uang yuan pasca hasil mengecewakan dari pertemuan G20 di Shanghai akhir pekan.

Buruknya kinerja bursa saham ini membuat aset beresiko ditinggalkan oleh pasar global sehingga memburu aset safe haven seperti emas dan yen. Emas yang dibuka melemah bergerak positif menunjukkan peningkatan nilai dari perdagangan akhir pekan setelah dollar AS melemah.

Indeks dollar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap rival utamanya sejak awal perdagangan sesi Asia hingga sesi Eropa bergerak negatif, dan untuk perdagangan sesi malam dollar diperkirakan menerima sentimen positif dari data Pending Home Sales bulan Januari yang diindikasikan menunjukkan peningkatan data dari periode sebelumnya. 

Untuk pergerakannya di pasar spot terkini, indeks dollar  alami penurunan 0,01% setelah dibuka pada posisi 98,19 dan kini sedang bergerak pada kisaran 98,15.

 

 

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here