Bursa Shanghai Berakhir Naik Terdorong Stimulus Pemotongan Rasio Cadangan Bank

289
bursa shanghai

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Selasa (01/03), indeks Shanghai berakhir positif naik 45,93 poin, atau 1,71 persen, pada 2733.91. Penguatan indeks Shanghai terdorong stimulus segar dari bank sentral untuk meningkatkan likuiditas melalui pemotongan  reserve requirement ratios (RRR) atau rasio persyaratan cadangan bank.

Lihat : Indeks Shanghai Sideways Merespon Kebijakan Pemotongan RRR Dan Buruknya Aktifitas Manufaktur

Pada hari Senin, Bank Rakyat China secara tak terduga menurunkan rasio persyaratan cadangan bank, memotong jumlah uang tunai pemberi pinjaman negara itu untuk ditahan dalam cadangan. Langkah ini dirancang untuk meningkatkan likuiditas dan memberikan rangsangan lebih untuk ekonomi melambat.

The People`s Bank of China (PBOC) memotong RRR, atau jumlah kas bank, sebesar 0,5 persen poin. Pemotongan yang mulai berlaku Selasa, menandakan bahwa sebagian besar bank besar Tiongkok akan memiliki rasio cadangan dari 17 persen. Ini adalah kelima kalinya pada tahun lalu bahwa PBOC telah memotong RRR, dengan pemotongan terakhir pada 23 Oktober.

Pemotongan RRR bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dalam perekonomian, dengan harapan meningkatkan belanja konsumen dan investasi modal.

PBOC juga telah berusaha untuk memulihkan stabilitas mata uang negara karena meningkatnya arus modal yang keluar. Penurunan rasio cadangan yang diperlukan, yang memungkinkan bank untuk meminjamkan lebih, diharapkan membantu mengimbangi keluarnya arus modal.

Pada akhir perdagangan bursa Shanghai, saham-saham yang menguatkan adalah saham CITIC Securities yang naik 7,35%, saham Jiangxi Copper naik 6,94%, saham Sichuan Hongda naik 5,88%, saham Poly Real Estate naik 4,41%, saham China Life Insurance naik 3,97%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai berpotensi menguat terbatas dengan harapan stimulus pemerintah Tiongkok. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2639-2481 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2862-3047.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here