Harga CPO Melemah Terpicu Penguatan Ringgit

1191

Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Selasa siang (01/03) terpantau melemah. Pelemahan harga CPO siang ini dipicu penguatan nilai tukar Ringgit terhadap dollar AS.

Pada siang ini terpantau dollar AS melemah terhadap Ringgit. Terpantau kurs pasangan dollar AS-Ringgit, turun -0,58% pada 4.1696.

Penguatan Ringgit menjadikan harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih mahal bagi pembeli luar negeri sehingga permintaannya menurun.

Lihat : Harga CPO Awal Pekan Menguat Terbantu Pelemahan Ringgit

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami pelemahan. Harga kontrak Mei 2016 yang merupakan kontrak paling aktif melemah sebesar 22 ringgit dan diperdagangkan pada posisi 2.528 ringgit per ton.

Malam nanti akan dirilis data indikator ekonomi AS yang didominasi kenaikan. Data ISM Manufacturing PMI Februari, ISM Manufacturing Employment Februari, ISM Manufacturing Prices Februari, diindikasikan meningkat dari hasil sebelumnya. Sedangkan data Markit Manufacturing PMI Final Februari, diindikasikan turun dari hasil sebelumnya. Jika data ekonomi AS terealisir menguat, akan memberikan dukungan penguatan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi penguatan dollar AS yang melemahkan Ringgit. Pergerakan harga juga bisa dipengaruhi oleh kondisi permintaan dan pasokan global dan harga minyak mentah .

Harga CPO berjangka kontrak April 2016 di bursa komoditas Malaysia berpotensi mengetes level Support pada posisi 2.480 ringgit dan 2.430 ringgit. Sedangkan level Resistance yang akan dites jika terjadi penurunan ada pada posisi 2.580 ringgit dan 2.630 ringgit.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here