Harga Minyak Mentah Mixed, Tarik Menarik Sentimen Penurunan Produksi Dengan Kekuatiran Tiongkok

510

Harga minyak mentah bergerak mixed pada Selasa (01/03) dengan turunnya produksi minyak mentah AS produksi OPEC yang semakin memperkecil kelebihan pasokan, tetapi kemerosotan lain di sektor manufaktur Tiongkok membuat kekhawatiran melambatnya pertumbuhan permintaan mencegah pasar dari kenaikan.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS diperdagangkan pada $ 33,78 per barel pada 0442 GMT, naik 3 sen. Harga naik 30 persen dari 11 Februari, ketika kontrak turun ke intra-day rendah $ 26,05 per barel, terendah sejak tahun 2003.

Sementara harga minyak mentah berjangka patokan Internasional Brent turun 2 sen menjadi $ 36,55 per barel, dan naik lebih dari 20 persen sejak 11 Februari.

Lihat : Harga Minyak Mentah Naik Terdorong Penurunan Pasokan OPEC Dan Harapan Pembekuan Produksi

Data pemerintah AS pada Senin menunjukkan produksi minyak mentah Desember lalu turun untuk bulan ketiga berturut-turut sebesar 43.000 barel per hari (bph) menjadi 9.260.000 barel per hari, terendah dalam setahun. Meskipun produksi minyak mentah 2015 rata-rata tahunan sebesar 9,43 juta barel per hari masih 720.000 barel per hari di atas tahun sebelumnya.

Pasokan dari OPEC juga telah menurun, jatuh oleh 280.000 bph pada bulan Februari menjadi 32.370.000 barel per hari, menurut survei Reuters berdasarkan pengiriman data dan informasi dari sumber-sumber di perusahaan minyak, OPEC serta dari konsultan.

Namun, data ekonomi yang lemah dari Tiongkok dan prospek perlambatan pertumbuhan permintaan minyak membebani minyak.

“Pertumbuhan permintaan minyak mentah tampaknya melambat,” kata Morgan Stanley, Selasa.

Aktifitas pabrik di Tiongkok menyusut ke posisi terendah lima bulan, sebuah survei swasta menunjukkan, meningkatkan keraguan tentang kemampuan pemerintah untuk mengurangi kelebihan kapasitas industri tahun ini tanpa memicu lonjakan tajam dalam pengangguran.

Pada saat yang sama, diskusi antara produsen minyak utama, termasuk Arab Saudi dan Rusia, setuju untuk membekukan produksi tidak mungkin untuk mengurangi kelebihan pasokan global lebih dari 1 juta barel per hari, kata analis lainnya.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah berpotensi tarik menarik antara sentimen penguatan dengan harapan pembekuan produksi oleh Rusia dan Arab Saudi dan anggota OPEC lainnya., juga sentimen kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok. Harga diperkirakan menembus level Resistance $ 34,30-$ 34,80, dan jika harga turun akan menembus level Support $ 33,30-$ 32,80.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here