IHSG 2 Maret Tembus Level 4800, Terdorong Penguatan Bursa Global Dan Ekonomi Domestik

395

Indeks Harga Saham Gabungan pada pembukaan perdagangan Rabu (02/03) dibuka naik 30 poin atau 0,63 persen pada 4810,06. Penguatan IHSG terdorong penguatan bursa global dan penguatan ekonomi Indonesia.

Bursa Wall Street ditutup naik lebih dari 2 persen pada akhir perdagangan Selasa, dibantu oleh kenaikan harga minyak dan laporan manufaktur ISM yang lebih baik dari perkiraan. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 348,58 poin, atau 2,11 persen, di 16,865.08. Indeks S & P 500 ditutup naik 46,12 poin, atau 2,39 persen, pada 1,978.35. Indeks Nasdaq ditutup naik 131,65 poin, atau 2,89 persen, pada 4,689.60.

Lihat : Denyut Sektoral IHSG : Ditopang Sektor Aneka Industri, Saham SRIL Naik Tertinggi

Sedangkan bursa Eropa berakhir positif semalam mengabaikan pelemahan data ekonomi Tiongkok. Kenaikan didorong hasil positif laba emiten.

Sementara bursa Asia pagi ini bergerak naik di zona hijau, terdorong penguatan bursa Wall Street.

Terpantau kurs Rupiah menguat tipis pagi ini. Kurs USDIDR melemah -0,04% pada 13,265.

Demikian juga dari data ekonomi domestik membukukan hasil positif. Indonesia mencatatkan hasil deflasi  0,09 persen secara bulanan pada bulan Februari, sedangkan secara tahunan bukukan kenaikan tipis inflasi pada 4,42 persen dengan penurunan harga pangan dan listrik, demikian rilis yang diumumkan Biro Pusat Statistik Indonesia, Selasa (01/03).

Lihat : Indonesia Catatkan Deflasi Februari, Inflasi Masih Terkendali

Dengan hasil ini menggambarkan inflasi Indonesia masih terkendali, sesuai dengan estimasi inflasi Bank Indonesia di kisaran 4 +/- 1 persen, memungkinkan bank sentral untuk melanjutkan pelonggaran suku bunga acuan pada pertemuan dewan gubernur pada 16 Maret dan 17.

IHSG pada awal perdagangan pagi ini dikuatkan semua sektor yang positif, dengan kenaikan tertinggi pada sektor Keuangan yang naik 0,91%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 125 saham menguat, sedangkan 21 saham melemah. Sampai saat ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 384 juta saham dengan nilai mencapai 537 miliar, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 18.500 kali.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat dengan penguatan bursa global dan optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4780-4746, dan kisaran Resistance 4844-4874.

 

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here