Indeks Shanghai 4 Maret Bergerak Sideways, Akankah Menguat Jelang Kongres Nasional?

420
bursa shanghai

Mengawali perdagangan saham di bursa Tiongkok Jumat (04/03), Indeks Shanghai bergerak naik turun, saat ini terpantau turun -9,56 poin atau -0,33 persen pada 2850.20. Indeks Shanghai tertekan oleh buruknya data ekonomi pekan ini, namun adanya harapan positif dikeluarkannya kebijakan dan stimulus dalam pertemuan Kongres Nasional akhir pekan ini.

Lihat : Stimulus Pemotongan RRR Bank Tiongkok Masih Menguatkan Indeks Shanghai

Selama pekan ini data ekonomi Tiongkok membukukan hasil yang negatif.

Aktifitas di sektor manufaktur Tiongkok turun tajam dari yang diperkirakan pada bulan Februari, survei menunjukkan pada hari Selasa, mendorong harapan Beijing untuk meningkatkan stimulus untuk menghindari perlambatan ekonomi yang lebih dalam.

Indeks resmi manufaktur pembelian manajer (PMI) turun menjadi 49,0 pada Februari dari pembacaan Januari dari 49,4 dan di bawah angka 50 poin yang memisahkan pertumbuhan dari kontraksi. Ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan hanya sedikit penurunan menjadi 49,3. Ini adalah angka terendah sejak November 2011.

Lihat : Aktifitas Sektor Manufaktur Tiongkok Turun Tajam

Demikian juga aktifitas sektor jasa Tiongkok bulan Februari tumbuh lebih lambat, menambah tanda-tanda kelesuan lebih lanjut dalam negara ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut meskipun ada upaya oleh Beijing untuk menopang pertumbuhan.

The Caixin China services purchasing managers index turun ke 51,2 pada Februari dari enam bulan tertinggi Januari pada 52,4, Caixin Media Co dan perusahaan riset Markit mengatakan pada Kamis (03/03), menunjukkan bahwa perlambatan pertumbuhan secara keseluruhan Tiongkok mungkin akan menyebar di luar sektor pabrik.

Lihat : Aktifitas Sektor Jasa Februari Tiongkok Melambat

Mempertimbangkan perkembangan ekonomi Tiongkok, lembaga pemeringkat kredit Moody’s menurunkan prospek kredit pemerintah Tiongkok menjadi “negatif” dari “stabil” pada hari Rabu (02/03), dengan mempertimbangkan ketidakpastian kemampuan pemerintah untuk melaksanakan reformasi ekonomi, meningkatnya utang pemerintah dan jatuhnya cadangan.

“Tanpa reformasi yang kredibel dan efisien, pertumbuhan GDP Tiongkok akan lebih melambat dengan beban utang yang tinggi menghambat investasi bisnis dan perubahan demografi semakin tidak menguntungkan. Utang Pemerintah akan meningkat lebih tajam daripada saat kita harapkan,” kata Moody’s dalam sebuah catatan pada hari Rabu.

Lihat : Moody’s Turunkan Prospek Kredit Tiongkok Menjadi Negatif

Namun harapan positif juga menguat menjelang kongres nasional Chinese People’s Political Consultative Conference National akhir pekan ini dimana akan ditetapkan tingkat pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada tahun 2016 ini.

Para legislatif tertinggi negara, Kongres Rakyat Nasional, akan mengadakan pertemuan Sabtu, dengan anggota parlemen berkumpul di Beijing untuk menguraikan Laporan Kerja Pemerintah dan kebijakan reformasi sebelum memberikan persetujuan mereka.

Lihat : Ekonom Harapkan Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok Minimal 6,5%

Pada awal perdagangan saham pagi ini, saham-saham kapital besar yang menekan indeks Shanghai adalah saham Shanghai Petrochemical yang turun -1,51%, saham Air China yang turun -1,21%, saham CITIC Securities yang turun -1,19%, saham ICBC yang turun -0,24%, saham CITIC Bank yang turun -0,18%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai bergerak naik turun, cenderung menguat terbatas menjelang pertemuan Kongres Nasional jika harapan stimulus dan kebijakan yang menguatkan ekonomi Tiongkok semakin menguat. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2741-2630 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2945-3047.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here