Penjualan SOHO Belum Laku Semua, Saham Dalam Tekanan

1047

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)  yang mendapat penurunan peringkat obligasi oleh Pefindo akibat target marketing sales 2015 dibawah target akhir pekan lalu melakukan topping off terhadap proyek SOHO yang dikerjakan oleh anak usahanya PT Cipta Pesona Karya dan dibangun di wilayah Jakarta Selatan.

Dari informasi yang didapat penjualan soho yang bernama SOHO Pancoran tersebut baru laku sekitar 70 persen per akhir tahun lalu. Namun pra penjualan proyek ini belum cukup mendukung target marketing sales yang dipatok perusahaan tahun ini hingga Rp3,5 triliun. Pefindo menurunkan peringkat obligasi Agung Podomoro Land menjadi idA- dari sebelumnya idA karena target 2015 sebelumnya ditetapkan Rp6,5 triliun tapi tahun lalu lembaga pemeringkat ini perkirakan pencapaiaan tahun tersebut hanya sekitar Rp3 triliun.

Untuk pergerakan harga sahamnya pada lantai bursa perdagangan saham Jumat  (04/03) saham APLN ditutup menguat 0,3 persen  pada level 325 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level  324. Akhir pekan lalu saham diperdagangan sekitar  1,9 juta lembar saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham APLN pekan lalu bergerak bearish dengan indikator MA  masih  bergerak naik dan  indikator Stochastic bergerak konsolidasi   di area tengah.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar   dengan posisi +DI bergerak datar juga  yang menunjukan pergerakan APLN masih dalam tekanan jual. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, rekomendasi trading hari ini pada target level support di level 322-320 dan level resistance di 327 – 329.

 

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here