IHSG 8 Maret Ditutup Turun Terpicu Pelemahan Bursa Asia Dan Eropa

333

Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Selasa (08/03) ditutup turun 0,42% pada 4811,04. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 ditutup turun 0,48% ke posisi 838.56. Pelemahan IHSG dipicu oleh aksi profit taking investor lokal yang terpicu pelemahan bursa Asia dan Eropa.

Bursa Asia ditutup sebagian besar di zona merah pada penutupan perdagangan sore ini. Sebagian besar indeks utama kawasan Asia negatif, hanya indeks Shanghai yang naik tipis.

Demikian  juga bursa Eropa dibuka melemah sore ini terpengaruh penurunan bursa Asia.

Lihat :IHSG 8 Maret Sesi 1 Retreat Tertekan Pelemahan Bursa Asia

Namun pelemahan bursa Asia tidak menyurutkan investor asing untuk tetap membeli saham-saham, khususnya saham sektor pertambangan, yang menguat 1,34% pada akhir perdagangan hari ini.

Penguatan sektor pertambangan tersebut dengan dilaksanakannya Penandatanganan Kontrak Kegiatan Strategis Tahun Anggaran 2016 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pekan lalu, dan pelaksanaannya mulai berjalan pekan ini. 

Penandatanganan tersebut terdiri dari 24 proyek termasuk diantaranya proyek dengan nilai terbesar Proyek Pembangunan dan Pengembangan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Prabumulih, Sumatera Selatan dengan nilai kontrak Rp493,5 miliar dan proyek paling strategis Proyek Pembangunan PLTS 2 MW di Manokwari dengan nilai kontrak Rp57,2 miliar. Secara keseluruhan, pada tahap III ini dilakukan penandatanganan 133 paket dengan nilai Rp3,04 triliun.

Sentimen positif tersebut mendukung investor asing berusaha melanjutkan aksi beli saham-saham di bursa Indonesia. Tercatat arus dana asing yang masuk senilai Rp. 43,95 miliar.

Pada penutupan perdagangan sore ini tercatat 119 saham menguat, sedangkan 177 saham melemah. Di akhir perdagangan saham sore ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 5,02 miliar saham dengan nilai mencapai 6,42 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 308,208 kali.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan perdagangan IHSG selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan aksi bargain hunting dan optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4780-4750, dan kisaran Resistance 4848-4883.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here