Awal Indeks Kospi 9 Maret Tergerus Kekuatiran Tiongkok Dan Pelemahan Minyak Mentah

298
Photo by Vibizmedia

Pada pembukaan perdagangan bursa saham Korea Selatan Rabu (09/03), indeks Kospi dibuka negatif, saat ini bergerak flat naik turun, terpantau turun -0,36 poin, atau -0,02 persen, pada 1945.76. Pelemahan indeks Kospi tertekan kekuatiran ekonomi Tiongkok dan pelemahan harga minyak mentah.

Lihat :Bursa Seoul 8 Maret Ditutup Turun Tertekan Pelemahan Ekonomi Tiongkok Dan Won

Kekuatiran pelemahan ekonomi Tiongkok menekan awal perdagangan saham di bursa Seoul. Ekspor luar negeri Tiongkok turun lebih dari 25 persen pada tahun bulan lalu, penurunan terbesar sejak Mei 2009, memicu kekhawatiran kemerosotan ekonomi Tiongkok semakin dalam.

Harga minyak mentah merosot persen pada akhir perdagangan Selasa terpicu berbagai sentimen bearish dari Goldman Sachs, perkiraan peningkatan pasokan dan pernyataan Kuwait. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) berjangka turun 3,7 persen, atau $ 1,40, pada $ 36,50 per barel. Harga minyak mentah berjangka Brent turun $ 1,28, atau 3,09 persen, pada $ 39,58 per barel.

Pada awal perdagangan pagi ini, saham-saham kapital besar indeks Kospi melemah. Saham Posco turun -3,38%, saham Samsung turun -1,01%, saham Samsung Life turun -0,87%, saham SK Hynix turun -0,82%, saham Hyundai Motor turun -0,34%.

Sementara untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,25 poin atau -0,10% pada 238.35, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 238.60.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Kospi selanjutnya berpotensi melemah terbatas dengan kekuatiran ekonomi Tiongkok dan potensi penurunan harga minyak mentah, sementara belum ada fundamental domestik yang dapat menguatkan indeks Kospi. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 235.87-232.57 dan kisaran Resistance 241.22-244.29.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here