Indeks Shanghai 10 Maret Berakhir Dilemahkan Kenaikan Inflasi

641
bursa shanghai

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Kamis (10/03), indeks Shanghai ditutup turun –58,20 poin, atau -2,03 persen, di 2804.35. Pelemahan indeks Shanghai terpicu kenaikan inflasi yang semakin memperdalam kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok.

Lihat : Permulaan Indeks Shanghai 10 Maret Negatif Tertekan Kenaikan Inflasi

Inflasi Tiongkok bulan Februari naik tertinggi sejak Juli 2014 terpicu melonjaknya biaya makanan di tengah liburan Tahun Baru Imlek selama seminggu, di mana adanya jutaan pesta makanan daging, seafood dan sayuran.

Indeks harga konsumen naik 2,3 persen pada Februari dari tahun sebelumnya, naik dari 1,8 persen pada Januari, karena harga pangan melonjak 7,3 persen. Membangkitkan pertanyaan atas kemampuan kenaikan itu, harga non-makanan naik sedikit dari bulan sebelumnya ke 1 persen peningkatan dan inflasi jasa melambat. Demikian Biro Statistik Nasional mengatakan pada hari Kamis (10/03).

Lihat : Inflasi Tiongkok Naik Tertinggi Sejak Juli 2014

Kenaikan inflasi Kamis ini ditambah dengan laporan terbaru sebelumnya yang menunjukkan penurunan ekspor dan manufaktur lemah, semakin menambah tekanan pada pemerintah untuk berbuat lebih banyak untuk menguatkan ekonomi. Kekhawatiran bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi semakin mendalam telah menghasilkna penurunan 20 persen di indeks Shanghai tahun ini, kinerja terburuk di antara 93 indeks global yang dilacak oleh Bloomberg.

Indeks Shanghai menuju penurunan dua hari terbesar sejak akhir Januari. Volume perdagangan turun 36 persen di bawah 30-hari rata-rata untuk kali ini hari, dengan omset bergeser ke tingkat terendah sejak 15 Februari, pada Rabu.

Pelemahan indeks Shanghai tertekan pelemahan saham-saham perbankan dan energi. Saham China Merchants Bank turun -2,43%, saham Bank of Communications turun -2,35%, saham Bank Of China turun -2,33%, saham ICBC turun -2,04%, saham Sinopec turun -1,94%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai berpotensi melemah terbatas dengan kekuatiran ekonomi Tiongkok. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2772-2639 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2917-3019.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here