Indeks Shanghai 11 Maret Tertekan Kekuatiran Kebijakan ECB Dan Ekonomi Domestik

291

Mengawali perdagangan saham di bursa Tiongkok Jumat (10/03), Indeks Shanghai dibuka negatif, saat ini terpantau turun -15,95 poin atau -0,57 persen pada 2788.77. Pelemahan indeks Shanghai terpicu kekuatiran efektifitas kebijakan ECB.

Lihat :Akhir Indeks Shanghai 8 Maret Naik Tipis Terbantu Penguatan Yuan

Semalam, ECB menyampaikan paket kejutan dari langkah-langkah untuk stimulus ekonominya dengan memotong suku bunga utamanya dan memperluas program pembelian obligasi besar-besaran.

Dewan Gubernur dengan 25-anggota, yang bertemu di Frankfurt, Kamis, mengurangi tingkat kas overnight yang diparkir oleh bank sebesar 10 basis poin menjadi minus 0,4 persen dan menurunkan suku bunga acuan ke nol. Pembelian obligasi yang meningkat menjadi 80 miliar euro ($ 87 miliar) sebulan dari 60 milyar euro, dan obligasi korporasi sekarang akan memenuhi syarat.

Lihat : ECB Luncurkan Stimulus Penurunan Suku Bunga Dan Pelonggaran Kuantitatif

Namun pasar menjadi kuatir dengan efektifitas kebijakan tersebut setelah Presiden ECB Mario Draghi mengejutkan pasar dengan mengatakan dia tidak mengantisipasi kebutuhan untuk mengurangi tingkat suku bunga lebih lanjut, meskipun fakta baru dapat mengubah situasi dan prospek. Hal ini menjadi sentimen yang menggambarkan sudah habisnya ruang untuk pelonggaran kebijakan selanjutnya.

Sementara itu, Tiongkok juga masih terus berjuang menghadapi pelemahan ekonominya. Data ekonomi Tiongkok yang rencananya akan dirilis hari ini juga berpotensi melemah.

Pagi ini akan dirilis data ekonomi Tiongkok New Yuan Loans Februari, Outstanding Loan Growth YoY Februari, Money Supply M2 YoY Februari dan Fixed Asset Investment YoY Januari, yang diindikasikan menurun dari hasil sebelumnya. Jika hasil ini terealisir akan menimbulkan kekuatiran ekonomi Tiongkok.

Pada perdagangan pagi ini saham-saham yang turun tertinggi adalah saham Jiangxi Copper yang turun -3,44%, saham Poly Real Estate turun -2,54%, saham Beijing North Star turun -2,45%, saham China Merchants turun -2,42%, saham Shanghai Petrochemical turun -2,31%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai diperkirakan melemah dengan kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2685-2574 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2889-2982.


Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here