Sentimen Bisnis Pabrikan Jepang Kuartal Awal 2016 Anjlok

364

Sentimen bisnis Jepang memburuk tajam pada kuartal pertama 2016, demikian survei pemerintah pada hari Jumat (11/03), menunjukkan bahwa gejolak pasar keuangan dan permintaan global yang lesu menekan pemulihan ekonomi yang rapuh.

Pelemahan ini melanjutkan tekanan bagi pembuat kebijakan untuk menggunakan langkah-langkah stimulus fiskal dan moneter tambahan untuk mengatur ekonomi yang berada di tepi resesi. Business Survey Index (BSI) dari sentimen di pabrikan besar berada pada minus 7,9 pada bulan Januari-Maret, turun dari positif 3,8 pada bulan Oktober-Desember, menurut survei bersama oleh Departemen Keuangan dan Lembaga Penelitian Ekonomi dan Sosial, lengan Kantor Kabinet.

Lihat : Kepercayaan Konsumen Jepang Merosot Terendah Satu Tahun

Indeks yang mengukur sentimen pabrikan besar tiga bulan ke depan berdiri di minus 3,5, tanda prospek suram dapat mencegah perusahaan dari meningkatkan upah atau belanja modal, mengingat permintaan lamban di Tiongkok dan pasar negara berkembang Asia lainnya.

“Ekspor yang lemah dan apresiasi yen tampaknya mempengaruhi sentimen pabrikan,” kata Takumi Tsunoda, ekonom senior di Shinkin Central Bank. “Secara keseluruhan, data menunjukkan perusahaan tidak memiliki pandangan yang positif bagi perekonomian global.”

Perusahaan memperkirakan belanja modal telah meningkat 8,8 persen pada tahun fiskal saat ini yang berakhir Maret, tetapi menyusut 6,6 persen pada tahun bisnis yang datang, survei menunjukkan.

Pertumbuhan ekonomi negara ketiga terbesar di dunia ini menyusut di kuartal akhir 2015 dengan pertumbuhan upah yang lambat dan perlambatan permintaan global yang menekan konsumsi dan ekspor.

Sementara banyak analis memperkirakan pertumbuhan telah rebound sederhana dalam kuartal saat ini, prospek suram untuk permintaan global yang telah menyebabkan beberapa kontraksi lain yang akan mendorong Jepang kembali ke resesi teknis, didefinisikan sebagai kotraksi ekonomi dua kuartal berturut-turut.

BSI mengukur persentase perusahaan yang mengharapkan lingkungan bisnis meningkat dari kuartal sebelumnya yang diperkirakan memburuk.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here