Rupiah Rabu Menyusut Jelang Keputusan The Fed

243

Mengakhiri perdagangan  pasar valas tanah air hari Rabu (16/03), pelemahan rupiah yang terjadi sejak awal perdagangan masih terus berlangsung dan semakin bertambah volume pelemahannya oleh penguatan dollar terhadap rival utamanya jelang kebijakan the Fed terbaru yang akan diumumkan pada sesi Amerika.

Lemahnya pergerakan rupiah hingga sore  ini berdampak buruk terhadap perdagangan bursa saham, dimana asing terus tambah aksi jualnya sehingga tercatat net sell asing sebesar Rp281 miliar lebih. Namun aksi asing tersebut tidak menekan IHSG yang menguat  0,2  persen.

Pergerakan kurs Rupiah  di pasar spot sore   ini bergerak negatif dengan posisi penurunan  0,78% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13226/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13177/US$.  Pelemahan kurs hingga  siang ini seiring  dengan pelemahan yang dilakukan BI terhadap  kurs jisdor dan juga kurs transaksi antar bank.

Kurs Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini diperlemah ke posisi 13169 dari hari sebelumnya 13087 pada hari Selasa (15/03),  sedangkan kurs transaksi antar bank melemah  ke posisi 13235   dari posisi 13152 perdagangan sebelumnya.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan esok hari,  analyst Vibiz Research Center memperkirakan Rupiah  masih bergerak positif kembali  oleh proyeksi pelemahan kurs dollar terhadap rival-rivalnya.

 

 

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here