Harga Gula ICE Melonjak 3% Terangkat Kenaikan Real Brazil Dan Defisit Global

362

Harga gula berjangka ICE ditutup naik pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Jumat dini hari (18/03). Harga komoditas ini mengalami penguatan dengan naiknya mata uang Real Brazil dan perkiraan naiknya defisit global.

Pada penutupan perdagangan mata uang dinihari tadi, mata uang Real Brazil menguat. Pasangan kurs USDBRL berakhir melemah 2,97% pada 3.6285. Penguatan Real Brazil terjadi dengan pelemahan dollar AS yang turun lebih dari 1 persen dan menyentuh level terendah sejak Oktober 2015 setelah The Fed mempertahankan suku bunga tetap dan menurunkan proyeksi kenaikan lanjutan tahun ini hanya sekitar dua kali dibandingkan empat kali sebelumnya.

Pelemahan dollar AS membuat komoditas gula yang dijual dalam mata uang dollar AS ini menjadi lebih murah, sehingga permintaan meningkat.

Kenaikan harga gula juga telah didukung oleh produksi yang lebih rendah dari perkiraan di India, Thailand dan Tiongkok yang telah menyebabkan beberapa analis untuk merevisi ke atas ukuran defisit global yang diperkirakan untuk tahun 2015/16.

Pada penutupan perdagangan Kamis dini hari harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Mei 2016 terpantau menguat. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik signifikasn sebesar 0,52 sen atau setara dengan 3,36 persen pada posisi 15,99 sen per pon.

Lihat : Harga Gula ICE Terbantu Penguatan Real Brazil Dan Penurunan Pasokan

Malam ini akan dirilis Michigan Consumer Sentiment Prel Maret yang diindikasikan meningkat dari hasil sebelumnya. Jika hasil ini terealisir akan menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah jika potensi penguatan dollar AS terealisir. Namun perlu dicermati sentimen bullish kekuatiran defisit global yang dapat mengangkat harga gula. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 16,50 sen dan 17,00 sen. Sedangkan level Support yang akan dites jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 15,50  sen dan 15,00 sen.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here