Lonjakan Harga Minyak Mentah Hijaukan Bursa Global

272

Program Vibiz Morning Call pagi ini melaporkan pergerakan bursa Saham AS ditutup naik pada akhir perdagangan hari Kamis yang ditopang lonjakan saham tambang dan industri pasca  kenaikan harga minyak mentah. Indeks Dow Jones ditutup naik 0.90%, di 17481.49, dengan kenaikan tertinggi saham General Electric. Indeks S & P 500 ditutup naik 0.66%, pada 2040.59, dengan sektor tambang memimpin sembilan sektor yang lebih tinggi. Indeks komposit Nasdaq ditutup naik  0.23%, pada 4774.98.

Bursa Asia pagi ini sebagian besar dibuka menguat oleh penguatan harga minyak mentah.  Indeks Nikkei turun -1.46% pada 16689.10. Indeks ASX 200 naik 0.43%, pada 5190.60. Indeks Kospi naik 0.11%, pada 1990.16 .

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah WTI pada akhir perdagangan Kamis ditutup melonjak  naik 4,5 persen  ke posisi  40,20 dollar per barel terdorong optimisme bahwa produsen utama akan melaksanakan kesepakatan pembekuan produksi bulan depan di tengah permintaan bensin melonjak di Amerika Serikat. Sedangkan harga emas spot akhir perdagangan Kamis ditutup turun 0,4 persen pada posisi  1,257.06  dollar per troy ons meskipun dollar anjlok parah.

Dari pasar valas, dolar AS masih melemah ditekan oleh prospek kenaikan suku bunga lanjutan the FEd yang mengecewakan. Namun pagi ini terpantau EURUSD naik 0.17% pada 1.1334. GBPUSD naik 0.10 % pada 1.4488. USDJPY turun 0.41 %, pada 110.90. 

Dari pasar modal Indonesia Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Kamis (17/03) ditutup menguat 0,50% pada 4885,68. Penguatan IHSG terdorong aksi beli saham investor lokal.  IHSG hari ini diperkirakan naik mengikuti penguatan bursa global setelah keputusan The Fed mempertahankan suku bunga AS. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4855-4870, dan resisten 4901-4916. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: BMRI, INDF, AKRA dan LPKR.

 

 

Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here