Harga Kopi Arabica Akhir Pekan Tertinggi 5 Bulan, Mingguan Naik Hampir 7 Persen

514
Harga kopi arabika ICE kembali berakhir positif di akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dini hari (19/03), terdorong penguatan mata uang Real Brazil akibat kondisi politik di Brazil yang tidak kondusif.
 
Pada penutupan perdagangan mata uang Sabtu dinihari, mata uang Real Brazil menguat. Pasangan kurs USDBRL berakhir melemah 0,26% pada 3.6191. Kenaikan Real Brazil akibat kondisi politik yang tidak menentu di negara produsen utama kopi Arabica tersebut.
 
Proses impeachment dilaporkan telah dimulai terhadap Presiden Brasil Dilma Rousseff, memberikan kekuatiran bahwa pemerintah baru dapat menghadapi tekanan ekonomi dan politik negara.
 
Commerzbank mengatakan bahwa kenaikan mata uang Real Brazil baru-baru ini telah membuat ekspor kopi dari Brasil kurang menarik, tidak mengharapkan kenaikan terbaru harga di arabika (lebih dari 20% bulan ini) dapat berlanjut karena masih harus dilihat bagaimana kondisi politik selanjutnya.
 
 
Harga kopi arabika berjangka di penutupan perdagangan Sabtu dini hari mengalami penguatan. Harga kopi arabika berjangka bulan Mei 2016 menguat sebesar 1,75 dollar atau setara dengan 1,32 persen dan ditutup pada posisi 1.3430 dollar per pon. Kenaikan ini merupakan tertinggi sejak 14 Oktober 2015 untuk kontrak paling aktif.
 
Secara mingguan, harga kopi Arabica naik 6,76 persen, sebagian besar didukung penguatan Real Brazil. Kenaikan mingguan ini tertinggi sejak 11 Maret 2016.
 
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi penguatan Real Brazil merespon kondisi politik yang masih belum menentu di Brazil.
 
Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Resistance di posisi 1,3700 dollar dan 1,4000 dollar. Sedangkan level Support yang akan dihadapi jika terjadi penurunan ada pada posisi 1,3100 dollar dan 1,2800 dollar.
 
Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here