Indeks Kospi 21 Maret Bergerak Negatif Tertekan Pelemahan Minyak Mentah

313
indeks kospi

Pada pembukaan perdagangan bursa saham Korea Selatan awal pekan Senin (21/03), indeks Kospi dibuka positif, namun saat ini terpantau turun -2,68 poin, atau -0,13 persen, pada 1989.44. Pelemahan indeks Kospi terpicu penurunan harga minyak mentah.

Lihat : Akhir Bursa Seoul 18 Maret Terangkat Penguatan Won Dan Minyak Mentah

Harga minyak mentah mundur selama jam Asia, dengan minyak mentah berjangka AS turun 1,39 persen pada $ 38,89 per barel, sedangkan harga minyak mentah patokan global Brent turun 0,75 persen pada $ 40,89.
 
Minyak mentah melanjutkan pelemahan setelah akhir pekan juga ditutup turun. Harga minyak mentah tergelincir pada penutupan perdagangan akhir pekan hari Jumat setelah kenaikan hitungan kilang minyak di AS naik pertama kalinya sejak Desember, kembali memicu kekhawatiran kekenyangan pasokan global setelah rencana pembekuan produksi membantu meningkatkan pasar minyak mentah mencapai tertinggi tahun 2016.
 
Pada awal perdagangan pagi ini, saham-saham blue chip Korea Selatan mixed, dengan saham Samsung Electronics turun 0,31 persen, saham Kepco naik 0,84 persen dan saham Hyundai Motor naik sebesar 1 persen.

Sementara untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,35 poin atau -0,14% pada 245.00, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 245.35.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Kospi selanjutnya berpotensi melemah terbatas jika harga minyak mentah terus melemah dan masih belum adanya fundamental kuat yang dapat mendukung indeks Kospi. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 242.35-239.96 dan kisaran Resistance 248.32-251.74.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here