Harga Minyak Mentah Naik 1% Terdukung Turunnya Persediaan Di AS

550

Harga minyak mentah naik sekitar 1 persen pada akhir perdagangan Senin setelah data menunjukkan persediaan minyak mentah AS di titik pengiriman Cushing, Oklahoma untuk minyak berjangka AS turun untuk pertama kalinya sejak Januari, dan menjelang berakhirnya kontrak AS bulan depan.

Harga minyak mentah berjangka AS untuk kontrak April naik 47 sen, atau 1,2 persen, di $ 39,91 per barel, berakhir sebagai kontrak bulan depan. Sedangkan kontrak Mei, yang akan menjadi bulan depan pada Selasa, berakhir naik 38 sen pada $ 41,52 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei ditutup naik 34 sen, atau 0,8 persen, pada $ 41,54 per barel. Brent telah meningkat 53 persen dari posisi terendah 12-tahun dari $ 27,10 per barel yang dicapai pada 20 Januari.

Persediaan minyak mentah AS di Cushing turun 570.574 barel menjadi 69.050.000 pada pekan hingga 18 Maret, mengutip data dari perusahaan intelijen pasar Genscape. persediaan Cushing sebelumnya telah naik menuju 70 juta barel, menyebabkan pelaku pasar takut dapat mencapai kapasitas.

Lihat :Harga Minyak Mentah Sesi Asia Turun 1 Persen

Data Cushing Genscape, bagaimanapun, kontras dengan jajak pendapat analis Reuters yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS secara keseluruhan cenderung naik 3 juta barel dalam pekan sampai 18 Maret menulis ulang rekor sebelumnya yang tinggi. Data pemerintah menunjukkan stok minyak mentah di Cushing USOICC = ECI naik ke puncak 67,5 juta barel dalam pekan hingga 11 Maret.

Kenaikan harga minyak, bagaimanapun, dibatasi oleh kekhawatiran bahwa perusahaan-perusahaan energi AS bisa melakukan pengeboran lagi setelah pemulihan dua bulan harga minyak mentah, kata para analis. Pada hari Jumat, data dari perusahaan jasa energi Baker Hughes, menunjukkan AS pengebor menambahkan satu rig minyak pekan lalu setelah 12 minggu pemotongan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi turun dengan masih adanya kekuatiran kekenyangan pasokan global, kecuali hari ini ada lagi kemajuan pembahasan rencana pembekuan produksi oleh anggota OPEC dan non-OPEC. Harga minyak mentah diperkirakan akan menembus kisaran Support $ 39,50-$ 39,00, namun jika harga naik akan menembus kisaran Resistance $ 40,50-$ 41,00.


Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here