Bursa Seoul 23 Maret Berakhir Lemah Tergerus Pelemahan Minyak Mentah

280

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Rabu (23/03), indeks Kospi ditutup turun –0,08 persen, atau -1,69 poin pada 1,995.12. Pelemahan indeks Kospi tergerus pelemahan minyak mentah.

Lihat : Awal Indeks Kospi 23 Maret Tergerus Pelemahan Minyak Mentah

Harga minyak mentah juga mundur selama jam Asia, dengan harga minyak mentah berjangka patokan global Brent turun 1,01 persen pada $ 41,37 per barel. Sedangkan harga minyak mentah berjangka AS turun sebesar 1,16 persen di $ 40,97, setelah mengakhiri lebih rendah sebesar 7 sen di jam AS.

Pada akhir perdagangan saham, saham-saham kapital besar Korea Selatan beakhir turun. Saham Korea Electric Power turun -0,51%, saham Hyundai Motor turun -0,63%, saham Cheil Industries turun -0,68%, saham yundai Mobis turun -1,73%, saham Samsung Life turun -0,43%.

Sementara untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,60 poin atau -0,24% pada 245.80, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 246.40.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya, indeks Kospi berpotensi melemah terbatas dengan belum adanya data fundamental yang dapat menguatkan bursa Seoul. Namun perlu mencermati perkembangan bursa Wall Street dan harga minyak mentah yang jika terealisir menguat, dapat memberikan penguatan bagi indeks Kospi dan sebaliknya. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 242.78-239.37 dan kisaran Resistance 248.80-251.77.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here