Harga Gula ICE Naik Tertinggi 17 Bulan

308

Harga gula berjangka ICE ditutup naik ke posisi tertinggi 17 bulan, pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Rabu dini hari (23/03). Harga komoditas gula mengalami penguatan dengan naiknya mata uang Real Brazil dan pengetatan pasokan.

Pada penutupan perdagangan mata uang dinihari tadi, mata uang Real Brazil menguat. Pasangan kurs USDBRL berakhir melemah -0,82% pada 3.5833. Penguatan Real Brazil terjadi dengan masih belum kondusifnya kondisi politik di Brazil.

Penguatan Real Brazil, melemahkan dollar AS, membuat komoditas gula yang dijual dalam mata uang dollar AS ini menjadi lebih murah, sehingga permintaan meningkat.

Kenaikan harga gula mentah juga telah didukung oleh pengetatan pasokan dengan defisit global yang diperkirakan terjadi untuk musim ini dan musim depan.

Pada penutupan perdagangan Selasa dini hari harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Mei 2016 terpantau menguat. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik sebesar 0,29 sen atau setara dengan 1,78 persen pada posisi 16,58 sen per pon.

Lihat : Harga Gula ICE Naik Terdorong Penguatan Real Brazil

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi penguatan Real Brazil, sehubungan kondisi politik negara tersebut yang belum kondusif. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 17,00 sen dan 17,50 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 16,00  sen dan 15,50 sen.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here