Harga Minyak Mentah Mixed Pasca Serangan Brussels

414

Harga minyak mentah mixed pada akhir perdagangan Selasa terpengaruh mixednya bursa Wall Street dan euro pulih terhadap dolar setelah ledakan di Brussels.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 26 sen menjadi $ 41,80 per barel, setelah mencapai sesi rendah $ 40,97.

Harga minyak mentah berjangka AS Mei menetap di $ 41,45 per barel, turun 7 sen, atau 0,1 persen, pulih dari intraday rendah $ 40,77. Harga minyak mentah AS turun 1 persen pada $ 41,12 dalam perdagangan setelah data API menunjukkan kenaikan lebih besar dari perkiraan dalam persediaan.

Lihat : Harga Minyak Mentah Retreat Di Perdagangan Asia

Pasar saham di Wall Street sedikit positif, sementara euro diperdagangkan sekitar datar, rebound dari pelemahan sebelumnya.

Harga minyak telah diperdagangkan sejalan dengan ekuitas untuk sebagian besar tahun ini. Dolar melemah terhadap euro juga telah membuat minyak dalam mata uanh dollar AS lebih terjangkau untuk pembeli yang menggunakan mata uang tunggal.

Setidaknya 30 orang tewas dalam serangan di bandara Brussels dan kereta metro jam-jam sibuk di ibukota Belgia, menurut lembaga penyiaran publik VRT, memicu peringatan keamanan di seluruh Eropa dan membawa beberapa lalu lintas lintas batas berhenti.

Harga minyak juga telah ditekan oleh keputusan Libya untuk tidak menghadiri pertemuan di Doha bulan depan yang dimaksudkan untuk membantu OPEC dan produsen minyak utama lainnya membuat kesepakatan untuk menjaga produksi pada tingkat Januari.

Meskipun aksi harga terbaru, beberapa pedagang dan analis memperingatkan kemungkinan profit taking setelah rally besar minyak sejak Februari di tengah perbaikan marjinal di supply-demand.

Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan laporan pemerintah AS melalui EIA pada hari Rabu ini bahwa stok minyak mentah domestik pekan lalu naik 3 juta barel untuk minggu keenam dari rekor tertinggi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah berpotensi melemah dengan sentimen kekenyangan global, demikian juga jika data persediaan mingguan AS terealisir meningkat akan menekan harga.  Harga minyak mentah diperkirakan akan menembus kisaran Support $ 41,00-$ 40,50, dan jika harga menguat akan menembus kisaran Resistance $ 42,00-$ 42,50.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here