Data Ekonomi Jerman Hambat Rebound Euro Sesi Eropa 24 Maret

311

Pergerakan kurs Euro yang dibuka lemah pada perdagangan sesi Asia melanjutkan sentimen serangan teror di Brussel-Belgia, sedang berusaha bergerak positif di tengah perdagangan sesi Eropa hari Kamis (24/03). Sentimen negatif sore ini datang dari rilis data ekonomi Jerman yang kurang menggembirakan seperti harga impor dan sentimen konsumen terhadap outlook ekonomi Jerman oleh GfK untuk bulan April. Kedua data ini menjadi penghambat bagi laju euro untuk rebound setelah 4 hari berturut kontraksi.

Lihat: Prospek Ekonomi Jerman Bulan April Sedikit Menyuramkan

Kekuatan dollar AS yang berhasil mencetak rally paling panjang dalam tahun ini mulai menciut sedikit oleh penguatan kurs poundsterling dan swissfranc yang merupakan rival utama kurs negara Amerika Serikat ini. Pekan ini dollar menerima tenaga rally dari ekspektasi kenaikan lanjutan suku bunga Fed yang lebih baik dipercepat.

Pergerakan kurs Euro di sesi Eropa (10:30:35 GMT) bergerak lemah   terhadap dollar AS,  setelah  dibuka turun   pada   1.1180  di   awal   perdagangan   (00.00 GMT),  kurs  Euro turun 14 pips  atau 0,1%  dan nilai bergulir  berada pada 1.1167. Euro jatuh ke jurang pelemahan 7 hari terhadap dollar.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair EURUSD dapat turun  ke posisi support  1.1153-1.1124  namun jika koreksi maka pair dapat naik kembali ke kisaran  1.1252-1.1315.
.

 

 

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here