Dollar Singapura Tertekan 5 Hari Berturut

296

Mengakhiri perdagangan valas Singapura hari keempat pekan ini (24/03), dollar SGD yang telah terpukul 4 hari berturut oleh dollar AS kembali anjlok parah. Kuatnya dollar terhadap semua rival utamanya hingga tidak ada yang mengalahkan memerahkan semua kurs kawasan Asia termasuk dollar SGD dipicu oleh ekspektasi kenaikan lanjutan suku bunga Fed yang dipercepat.

Kekuatan dollar SGD hari Kamis terhadap rupiah sempat terpukul di awal perdagangan dan bergerak konsolidasi, namun diakhir perdagangan berhasil menekan balik rupiah setelah perdagangan hari sebelumnya melemah.

Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (09:00:11 GMT) bergerak turun di kisaran 1.3663 setelah diawal perdagangan dibuka flat pada level 1.3666.  Pada perdagangan  sebelumnya   pair USDSGD menutup harian dengan bullish  yang  berakhir di 1.3667.

Mengukur kekuatan dolar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergulir kuat di kisaran 9679.84 setelah perdagangan  sebelumnya ditutup  lemah  9,655.89.  Dan  untuk transaksi  antar bank ditanah air hari ini berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih tinggi  menjadi   9,737.48 dibandingkan dengan harga jual sebelumnya   di harga  9,729.43.

Secara teknikal, analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan pair USDSGD keesokan harinya  diperkirakan bullish kembali, dan berdasarkan harga tinggi perdagangan hari ini di 1.3712  dan posisi rendah  di 1.3661  pair ini  berpotensi  berada di kisaran 1.3731 pekan depan.

 

 

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here