IHSG 24 Maret Sesi 1 Tertekan Pelemahan Bursa Asia

744

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Kamis (24/03), IHSG lanjutkan pelemahan, turun -25,46 poin atau -0,52% pada 4828,71. Pelemahan IHSG terdorong pelemahan bursa Asia yang tergerus oleh pelemahan harga minyak mentah.

Siang ini terjadi aksi profit taking investor asing akibat melemahnya bursa Asia, yang membuat investor asing menarik dananya untuk dimasukkan ke dalam investasi yang lebih menguntungkan dan aman.

Bursa Saham AS ditutup melemah pada ahir perdagangan Rabu dengan merosotnya saham energi akibat penurunan harga minyak mentah di bawah $ 40 per barel. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 79,98 poin, atau 0,45 persen, ke 17,502.59. Indeks S & P 500 ditutup turun 13,09 poin, atau 0,64 persen, pada 2,036.71. Indeks komposit Nasdaq ditutup turun 52,8 poin, atau 1,1 persen, di 4,768.86.

Harga minyak mentah anjlok semalam, dengan harga minyak mentah berjangka AS tergelincir 4 persen menjadi $ 39,79, sementara harga minyak mentah berjangka patokan global Brent turun 3,2 persen pada $ 40,47 per barel.

Lihat : Rekomendasi Saham-saham Unggulan, Kamis 24 Maret 2016

Reuters melaporkan bahwa pemerintah AS melalui Administrasi Informasi Energi mengatakan persediaan minyak mentah naik 9,4 juta barel pekan lalu, yang tiga kali 3,1 juta barel yang diperkirakan oleh analis dalam jajak pendapat Reuters.

Siang ini bursa Asia juga bergerak negatif, terpengaruh pelemahan bursa Wall Street akibat penurunan minyak mentah.

IHSG siang ini tertekan oleh semua sektor yang negatif, dengan penurunan tertinggi pada sektor pertambangan yang turun 1,06%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 123 saham menguat, sedangkan 158 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 2,65 miliar saham dengan nilai mencapai 2,34 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 124.686 kali.

Tercatat dana asing yang keluar pasar modal siang ini sebesar Rp. 155,61 miliar.

Lihat : IHSG 24 Maret Dibuka Negatif Terpengaruh Pelemahan Bursa Global

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi melemah terbatas dengan potensi pelemahan bursa global akibat pelemahan harga minyak mentah. Namun diharapkan adanya dukungan fundamental domestik yang dapat mengangkat IHSG. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4797-4763, dan kisaran Resistance 4861-4895.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here