Meski Aset WTON Bertambah, Saham Belum Dapat Tumpuan Rally

560

Pergerakan saham PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) yang anjlok parah akhir pekan lalu bergerak sideways hingga perdagangan hari Rabu (23/03) sejak awal pekan ini. Saham WTON masih belum menemukan pijakan kuat untuk rally panjang  yang pernah terjadi diawal tahun. Bergerak terbatasnya saham WTON seiring dengan buruknya kinerja anak usaha WIKA sepanjang tahun 2015 lalu. 

Kemarin perseroan merilis laporan keuangan perseroan untuk tahun 2015 yang memperoleh keuntungan lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, keuntungan yang didapat WTON pada tahun 2015 hanya  Rp 171,78 miliar, sedangkan tahun 2014 bisa mendapatkan  Rp 323,70 miliar. Buruknya kinerja keungan tersebut dipicu oleh menurunnya pendapatan dan membengkaknya beban usaha meski beban pokok pendapatan menurun.

Mengenal aset perseroan pada tahun 2015 bertambah sekitar Rp600 miliar dari tahun 2014 yang hanya Rp3,8 triliun, sedangkan aset tahun lalu mencapai Rp4,4 triliun.  Selain itu jumlah liabilitas WTON pada tahun 2015 naik menjadi Rp2,1 triliun sedangkan tahun sebelumnya hanya Rp1,6 triliun.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Rabu (23/03) saham WTON ditutup flat  pada level 985 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level samadan bergerak dalam kisaran 995-985 dengan volume perdagangan saham mencapai 76 ribu lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, saham WTON bergerak flat pada perdagangan sebelumnya dengan  indikator MA bergerak datar dengan Stochastic menunjukkan konsolidasi   di area jenuh jual.

Indikator Average Directional menunjukkan garis +DI  berada di atas garis –DI dengan   garis ADX flat  menggambarkan bahwa tren saham WTON dalam tekanan. Dengan kondisi teknikalnya, rekomendasi trading hari ini berada di target support pada level 940 hingga resistence di level 980.

 

 

 Lens Hu/VMN/VBN/ Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here