Bursa Wall Street Mingguan Negatif Terpengaruh Anjloknya Minyak Mentah

351

Bursa Wall Street secara mingguan mencatatkan hasil negatif pekan lalu. Pergerakan indeks-indeks utama AS, yaitu indeks Dow Jones, indeks S&P 500 dan indeks Nasdaq, erat kaitannya dengan pergerakan dollar AS dan minyak mentah, jika bergerak positif, maka bursa Wall Street ikut bergerak positif.

Pekan lalu, bursa Wall Street berada dalam volume perdagagangan yang tidak banyak, demikian juga hari perdagangan hanya 4 hari, karena perdagangan hari Jumat libur memperingati Good Friday. Sentimen penguatan dollar AS dengan komentar hawkish pejabat The Fed untuk kenaikan suku bunga AS dan data ekonomi yang positif, menguatkan bursa Wall Street pada perdagangan Kamis sebelum menutup libur pekan ini.

Sementara yang menekan dalam bursa Wall Street adalah saat anjloknya harga minyak mentah pada akhir perdagangan Rabu. Pada hari tersebut, minyak mentah anjlok akibat data persediaan minyak mingguan AS meningkat tinggi, bahkan diluar dugaan mencapai tiga kali perkiraan kenaikan yang diindikasikan para analis.

Sedangkan hari sebelumnya, saat terjadi teror serangan teroris di Brussels Belgia, bursa Wall Street berakhir mixed, tidak terlalu tertekan oleh kekuatiran sentimen tersebut.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Mixed Terdukung Penguatan Dollar AS

Indeks Dow Jones ditutup 0,49 persen lebih rendah untuk minggu ini, dengan saham Goldman Sachs sebagai pemain terburuk, sedangkan saham Pfizer pemain terbaik.

Indeks S&P 500 turun 0,67 persen untuk minggu ini, dengan sektor energi sebagai pemain terburuk dan sektor perawatan pemain terbaik.

Sedangkan indeks Nasdaq turun 0,46 persen untuk seminggu. Saham Apple turun 0,24 persen untuk seminggu, sementara IBB naik 1,65 persen untuk seminggu.

Pada akhir perdagangan Kamis lalu, sebagai hari terakhir perdagangan karena hari Jumat pasar AS libur memperingati Good Friday, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 13,14 poin, atau 0,08 persen, di 17,515.73. Indeks S & P 500 ditutup turun 0,77 poin, atau 0,04 persen, pada 2,035.94. Indeks Nasdaq ditutup naik 4,64 poin, atau 0,10 persen, pada 4,773.50.

Malam nanti akan dirilis data Pending Home Sales AS Februari yang diindikasikan meningkat dari hasil sebelumnya. Jika hasil ini terealisir, dapat menguatkan pergerakan bursa Wall Street.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan bergerak positif jika data Pending Home Sales terealisir meningkat. Namun perlu diperhatikan juga pergerakan harga minyak mentah, yang jika melemah, juga akan dapat berpotensi melemahkan pergerakan bursa Wall Street.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here