Pergerakan Emas Minggu Lalu dan Minggu Ini

321

Metal kuning turun 2.7% pada hari minggu lalu yang pendek karena liburan Paskah. Emas menuju kerugian mingguan yang ketiga berturut-turut karena perkiraan bahwa kenaikan tingkat bunga Federal Reserve AS pada bulan depan bertambah.

Dengan emas menyentuh kerendahan selama empat minggu diakhir dari minggu yang penuh dengan volatilitas, partisipan pasar akan mengawasi apakah support kunci di $1,200 per ons akan ditest dalam jangka pendek.

Harga emas Comex bulan April ditutup pada minggu lalu di $1,221.60 per ons, turun lebih dari 2.6% pada hari itu.

Perak berjangka juga mengalami tekanan, mengakhiri tiga minggu kemenangan selama ini. Perak berjangka Comex bulan Mei ditutup pada hari Kamis minggu lalu di $15.199 per ons, turun hampir 4% sejak hari Senin minggu lalu.

Pada minggu ini, harga emas bisa berjuang mempertahankan kenaikannya belakangan ini dengan sentimen telah jatuh secara signifikan. Kitco News’ Wall Street vs. Main Street Gold Survey menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya pada tahun ini, kurang dari 50% investor retail berpandangan “bullish” terhadap emas dan partisipan pasar adalah “bearish”.

Menurut hasil survei online Kitco.com, 46% dari partisipan berkata bahwa mereka “bullish” terhadap emas pada minggu ini, turun jauh dari 78% di survei sebelumnya. Pada saat yang bersamaan 63% dari partisipan pasar berkata bahwa mereka “bearish” terhadap emas.

Chris Beauchamp, analis pasar senior di IG Markets, berkata bahwa tidak heran melihat harga emas turun kembali, setelah mencatat bahwa ini adalah aksi jual yang pertama setelah emas mengalami rally hampir 21% sejak awal dari tahun ini. Dia menambahkan bahwa masih ada ruangan bagi emas untuk bergerak lebih rendah di dalam jangka pendek.

Ferli/VMN/VBN /Senior Analyst Vibiz Research  Center

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here