Rugi Kurs Sepanjang Tahun Lemahkan Kinerja Keuangan dan Saham INDF

233

Pergerakan saham Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) ditengah perdagangan sesi terakhir hari Senin (28/03) alami tekanan lanjutan hingga jatuh ke posisi terendah dalam perdagangan sebulan terakhir. Melempemnya laju saham yang sudah 2 pekan alami pelemahan ini dipicu oleh buruknya kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun 2015.

INDF melaporkan turunnya kinerja keuangan sepanjang tahun 2015 dibandingkan dengan kinerja tahun 2014. Laba bersih yang diperoleh perseroan turun 24,7% dari Rp3,95 triliun menjadi Rp2,97 triliun dengan marjin turun menjadi 4,6% dari 6,2% tahun 2014.

Buruknya kinerja perusahaan yang berdiri sejak 1990 dan pernah akuisisi Bogasari di tahun 1995 ini dipicu oleh rugi kurs yang cukup besar meski penjualan alami sedikit peningkatan. Penjualan sepanjang tahun 2015 menjadi Rp64,06 triliun atau meningkat dari tahun 2014 yang hanya mencapai Rp63,59 triliun.

Melihat pergerakan sahamnya di lantai bursa perdagangan saham pada hari Senin (28/03) saham INDF dibuka pada level 6850 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di posisi 6975.  Dan hingga perdagangan siang ini saham anjlok 2,15 persen    dengan volume perdagangan saham sudah mencapai  57  ribu lot saham.    

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham INDF perdagangan sebelumnya bergerak dengan indikator MA naik dan indikator Stochastic bergerak turun keluar area tengah menuju area jenuh jualnya. Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar dengan  +DI  datar diatas  menunjukan saham INDF masih tertekan.  Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading hari  ini pada target level support di level 6825 hingga target resistance di level 6950. 

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here