Meski Saham Diburu Asing, ITMG Masuk Zona Merah

268

Pergerakan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang melonjak cukup signifikan pada perdagangan awal pekan, terpangkas kembali usai perdagangan sesi pertama hari Selasa (29/03). Meskipun saham bergerak negatif namun terpantau asing banyak mengkoleksi saham tersebut hingga Rp3 miliar lebih. Lonjakan awal pekan dipicu oleh hasil RUPST kemarin yang salah satunya memutuskan pembagian dividen melebihi dividen tahun lalu.

ITMG yang hanya mendapatkan laba bersih sebesar US$63,10 juta atau merosot sekitar 69% dari tahun 2014 tetap membagikan dividen sebesar US$63,05 juta, jumlah yang nyaris menghabiskan keuntungan tahun lalu. Dan dividen rencana akan dibagikan pada tanggal 21 April 2016.

Sepanjang tahun 2015 lalu, ITMG hanya mendapatkan laba bersih sebesar US$63,1 juta sedangkan tahun 2014 mencapai US$200,97 juta atau turun lebih dari 60 persen lebih. Penurunan kinerja ini salah satunya dipicu oleh menurunnya pendapatan perseroan sepanjang tahun tersebut, pendapatan 2015 ITMG hanya US$1,58 miliar sedangkan tahun 2014 mencapai US$1,94 miliar.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Senin (29/03) saham ITMG dibuka flat pada level 6725  dan kini bergerak turun  dengan volume perdagangan saham mencapai 6600 lot saham.

Pergerakan saham secara teknikal,  analyst Vibiz Research Center melihat saham ITMG sebelumnya bergerak dengan   indikator MA  mendaki dan  indikator Stochastic naik keluar dari area jenuh jualnya. Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar  dengan  +DI  naik  menunjukan saham SRIL rawan koreksi.  

Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju ITMG masih akan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan ITMG. Rekomendasi trading hari ini  pada target level support di level 6550 hingga target resistance di level 6770.

 

 

Lens Hu/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here